Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. (Foto: Aafi Adhi/Disway)
MALANG POST – Kepolisian tengah mendalami hubungan antara kasus kematian pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28), yang tewas usai diduga terjun dari lantai 46 sebuah apartemen di Setiabudi pada Sabtu (18/7/2026), dengan laporan dugaan penggelapan fee lawyer yang dilayangkan advokat Hotman Paris ke Polda Metro Jaya.
Lantai 46 sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, menjadi saksi bisu akhir perjalanan hidup seorang pengacara muda.
Rocky Martin Napitupulu, advokat berusia 28 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di balkon lantai dua gedung tersebut. Ia diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan menjatuhkan diri dari rooftop lantai 46 pada Sabtu (18/7/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB.
Namun kematian Rocky tak sekadar menyisakan duka. Ada cerita hukum pelik yang berembus di baliknya.
Nama pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mendadak terseret dalam pusaran drama tragis ini. Polisi mengendus adanya pertemuan antara Rocky dan pihak pengacara ternama itu sebelum peristiwa naas melayang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan jajarannya tengah mendalami seluruh rangkaian informasi tersebut.
“Kami akan mendalami seluruh informasi. Kepolisian, setiap informasi sekecil apa pun pasti akan didalami,” tegas Budi, Jumat (24/7/2026).
Usut punya usut, hubungan Rocky dan Hotman Paris memang sedang meruncing di ranah hukum. Pada 22 Mei 2026 lalu, Hotman telah melayangkan laporan resmi ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/3684/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Tudingannya tak main-main: dugaan penggelapan uang fee lawyer yang diduga dilakukan oleh Rocky.
Laporan yang tengah ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu kini disinergikan dengan penyelidikan kematian Rocky yang ditangani Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Metro Setiabudi. Rekaman CCTV dan keterangan para saksi di lokasi kejadian telah dikantongi polisi.
Siapa sebenarnya sosok Rocky Martin Napitupulu?
Jejak kariernya di dunia hukum sebenarnya tergolong moncer bagi pemuda seusianya. Rocky merupakan advokat berlisensi resmi dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).
Menariknya, hubungan Rocky dan Hotman Paris sejatinya sudah terjalin lama. Rocky pernah mengasah tajam ilmu hukumnya saat menjalani program magang di Hotman Paris & Partners Law Firm pada Juni hingga Desember 2018 silam.
Usai merampungkan pendidikannya, karier Rocky terus melesat. Ia sempat menjadi Associate Partner di Sean Sebastian & Partners pada akhir 2020, lalu bergeser sebagai Associate di Sandiva Legal Network hingga akhir 2022.
Terakhir, Rocky menjabat posisi strategis sebagai Senior Associate di Maja Legal Service sejak Desember 2022 hingga Mei 2026—tepat pada bulan yang sama ketika laporan dugaan penggelapan itu masuk ke kepolisian.
Seorang pengacara muda berkarier mengkilap, pernah menimba ilmu di kantor pengacara kondang, kini justru diterpa tuduhan serius hingga berakhir tragis di lantai beton. Polisi kini terus bekerja mengurai simpul kronologi: apa sesungguhnya yang terjadi sebelum kepakan kaki terakhir itu mendarat di lantai 46? (Disway / Ra Indrata)




