MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memprakirakan cuaca di Malang Raya pada Senin (20/7/2026) didominasi cerah hingga cerah berawan. Meski kondisi umumnya mendukung aktivitas masyarakat, BMKG mengingatkan potensi hujan ringan di Kota Malang pada sore hari, udara kabur di kawasan pegunungan Kabupaten Malang, serta gelombang tinggi di perairan selatan.
Cuaca cerah masih mendominasi wilayah Malang Raya pada Senin (20/7/2026). Fenomena udara dingin khas musim kemarau atau bediding diperkirakan tetap terasa pada malam hingga dini hari, sedangkan suhu siang hari cukup terik dengan intensitas sinar matahari yang tinggi.
Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi tersebut mendukung aktivitas luar ruangan. Namun masyarakat tetap diminta mewaspadai perubahan cuaca di sejumlah wilayah.
Kota Malang
Di Kota Malang, cuaca diprakirakan berawan tipis sejak dini hari dengan suhu turun hingga sekitar 17 derajat Celsius menjelang subuh. Kelembapan udara mencapai sekitar 95 persen.
Memasuki pagi, langit berangsur cerah. Suhu meningkat dari 18 derajat Celsius hingga sekitar 27 derajat Celsius menjelang siang, disertai indeks ultraviolet yang cukup tinggi sehingga masyarakat disarankan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.
Siang hingga sore hari, suhu diperkirakan mencapai sekitar 28 derajat Celsius. BMKG memprakirakan peluang hujan ringan mulai meningkat menjelang pukul 17.00 WIB dengan suhu turun menjadi sekitar 24 derajat Celsius.
Pada malam hari, hujan diperkirakan telah reda dan cuaca berubah menjadi berawan hingga berawan tebal. Suhu udara kembali turun ke kisaran 19–22 derajat Celsius.
Kabupaten Malang
Kabupaten Malang diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan dengan suhu berkisar 14–28 derajat Celsius dan kelembapan antara 35 hingga 98 persen.
Di kawasan dataran tinggi dan pegunungan seperti Pujon, Lawang, dan Kasembon, fenomena udara kabur diperkirakan muncul pada pagi dan malam hari dengan suhu mencapai 14 derajat Celsius. Pada siang hari cuaca kembali cerah hingga cerah berawan dengan suhu sekitar 24–27 derajat Celsius.
Wilayah tengah seperti Kepanjen, Pakisaji, dan Singosari diprakirakan cerah sepanjang siang dengan suhu maksimum sekitar 28 derajat Celsius, sedangkan malam hari berubah menjadi cerah berawan.
Sementara itu, kawasan pesisir selatan meliputi Bantur, Pagak, Gedangan, dan Sumbermanjing Wetan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan dengan suhu berkisar 20–28 derajat Celsius.
BMKG menjelaskan, udara kabur merupakan kondisi atmosfer yang menyebabkan jarak pandang menurun hingga sekitar 1–5 kilometer akibat partikel kering seperti debu, asap, atau polutan yang melayang di udara.
Kota Batu
Cuaca di Kota Batu diprakirakan cerah hingga cerah berawan sepanjang hari.
Suhu udara pada dini hari mencapai titik terendah sekitar 14 derajat Celsius sebelum meningkat menjadi sekitar 24 derajat Celsius pada siang hari. Menjelang malam, suhu kembali turun hingga sekitar 15 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 95 persen.
Fenomena bediding diperkirakan masih cukup kuat sehingga masyarakat disarankan mengenakan pakaian hangat saat beraktivitas pada pagi, sore, maupun malam hari.
Perairan Selatan
BMKG Maritim mengingatkan nelayan dan wisatawan agar mewaspadai kondisi laut di pesisir selatan Kabupaten Malang.
Cuaca di wilayah perairan diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan angin bertiup dari timur hingga tenggara berkecepatan 15–17 knot. Tinggi gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Timur diperkirakan mencapai 2,5–4 meter atau masuk kategori tinggi.
Kawasan Pegunungan
Kawasan Bromo, Tengger, Semeru, Arjuno, dan Welirang diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga berawan.
Di Bromo dan Tengger, suhu berkisar 10–22 derajat Celsius dengan langit relatif cerah. Kawasan Gunung Semeru berpotensi mengalami hujan lokal berdurasi singkat pada sore hingga malam hari, sedangkan Arjuno dan Welirang berpotensi diguyur hujan ringan pada malam atau dini hari.
Angin di kawasan pegunungan diperkirakan bertiup cukup kencang sehingga pendaki dan wisatawan diminta menyiapkan perlengkapan yang memadai, termasuk jaket tebal untuk mengantisipasi suhu dingin.
Tidak Ada Cuaca Ekstrem
Secara umum, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berskala luas untuk Jawa Timur pada Senin ini.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau mewaspadai tingginya indeks ultraviolet pada siang hari, potensi hujan lokal di sejumlah wilayah dataran tinggi, serta gelombang tinggi di perairan selatan. Pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG juga perlu dipantau sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan. (Ra Indrata)




