Gambar ilustrasi dibuat menggunakan kecerdasan buatan.
MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Malang, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026) didominasi kondisi cerah. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18 hingga 28 derajat Celsius sehingga aktivitas luar ruangan dapat berlangsung dengan relatif nyaman.
Cuaca cerah diperkirakan menyelimuti wilayah Malang sepanjang Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara berada pada kisaran 18–28 derajat Celsius dengan kelembapan antara 45 hingga 90 persen. Sementara itu, angin diperkirakan bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 1–7 kilometer per jam.
Pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, cuaca diperkirakan cerah dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di kisaran 55 persen, sedangkan angin bertiup sekitar 5 kilometer per jam. Kondisi tersebut dinilai cukup nyaman bagi masyarakat yang berangkat bekerja, bersekolah, maupun melakukan aktivitas di luar ruangan.
Memasuki siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, langit diperkirakan tetap cerah. Suhu udara meningkat hingga sekitar 27 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 56 persen. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 7 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari agar tetap menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih dan mengurangi paparan sinar matahari secara berlebihan.
Pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, cuaca diprakirakan masih cerah dengan suhu turun menjadi sekitar 20 derajat Celsius. Kelembapan meningkat hingga sekitar 85 persen, sementara angin bertiup lemah dengan kecepatan sekitar 1 kilometer per jam. Kondisi tersebut membuat udara terasa lebih sejuk dan nyaman untuk beristirahat maupun beraktivitas pada malam hari.
Secara umum, cuaca di Malang diperkirakan mendukung berbagai aktivitas masyarakat sepanjang hari. Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis sehingga masyarakat tetap disarankan memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG maupun media sosial InfoBMKG untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca. (Ra Indrata)




