Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono. (Foto: Humas Resma)
MALANG POST – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jumat (10/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki identitas korban sekaligus menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematiannya.
Semula dikira hanya tertidur.
Namun, ketika didekati warga, pria yang tergeletak di pinggir Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, itu ternyata sudah tidak bernyawa.
Penemuan jasad pria tanpa identitas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (10/7/2026), dan langsung menggegerkan warga sekitar.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak keluar rumah.
Saat melihat korban terlentang di tepi jalan, saksi sempat mengira pria tersebut sedang beristirahat atau tidur.
“Awalnya saksi mengira korban sedang tidur karena posisinya terlentang. Setelah dicek bersama warga sekitar, korban ternyata sudah meninggal dunia sehingga kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Turen,” kata Budiono.
Menerima laporan itu, personel Polsek Turen bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Malang segera mendatangi lokasi.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga Jumat siang, identitas korban masih belum diketahui.
Polisi juga belum menyimpulkan penyebab kematian pria tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga merupakan orang dengan tempat tinggal tidak tetap. Meski demikian, dugaan tersebut masih didalami bersamaan dengan upaya penelusuran identitas korban.
“Saat ini kasus masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri identitas korban, dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematiannya,” ujar Budiono.
Polres Malang mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi mengenai identitas korban agar segera berkoordinasi dengan kepolisian guna membantu proses penyelidikan. (Hmsresma/Ra Indrata)




