Proses penandatanganan MoU antara Pemkot Blitar dengan UIN Maliki Malang terkait pengembangan pendidikan dan beasiswa. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Bersamaan dengan Puncak Peringatan Haul ke-56 Bung Karno, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang bersama 10 perguruan tinggi lain, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Blitar melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Halaman PGSD pada Selasa (20/6/2026).
Dalam prosesi penandatanganan ini, UIN Maliki Malang, diwakili Prof. Dr. M. Abdul Hamid, MA., selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga. Sementara dari Pemkot Blitar ditandatangani oleh Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin.
Agenda penting ini secara bersama-sama dilakukan Pemkot Blitar dan 10 perguruan tinggi negeri dan swasta di antaranya: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Surabaya, dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Disaksikan segenap pimpinan daerah Kota Blitar, Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan dari Keluarga Bung Karno, Mas Romi Soekarno serta ribuan jamaah pengajian, kegiatan ini merupakan ujung dari rangkaian HUT Bung Karno ke-56 yang dikemas dalam selamatan, pengajian serta penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi.
Kolaborasi ini -seperti yang disampaikan Prof Hamid- bertujuan untuk bersinergi dalam meningkatkan peran, tugas, dan fungsi kedua belah pihak. Juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, meningkatkan kualitas akademik serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu mengoptimalkan UIN Maliki Malang berdampak bagi semua pihak.
Kerjasama ini menjadi upaya serius Pemkot Blitar dalam peningkatan sumberdaya manusia (SDM), terutama bagi siswa siswi Kota Blitar khususnya yg kurang mampu untuk difasilitasi melanjutkan kuliah di perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama.
“Semangat dan cita-cita besar Bung Karno harus menjadi sumber inspirasi dan motor penggerak dalam memajukan pendidikan menuju kemandirian dalam bidang ekonomi, politik dan kebudayaan Kota Blitar” tegas Syauqul Muhibbin.
Sementara itu mewakili keluarga Bung Karno hadir, Romi Soekarno, mengatakan Haul Bung Karno sudah menjadi agenda rutin Pemkot Blitar dari tahun ke tahun. Bukan hanya mengenang perjuangan beliau, menghormati Bung Karno berarti melanjutkan perjuangan dan cita-cita besar beliau dan perjuangan beliau harus diawali dengan memajukan pendidikan. Karena itu sangat tepat moment Haul Bung Karno dipadu dengan penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi.
“Semoga hal ini sebagai pembuka jalan guna mewujudkan generasi muda cemerlang yang akan mewujudkan cita-cita perjuangan Bung Karno,” ujarnya.
Ruang lingkup Nota Kesepakatan ini meliputi:
- Pendidikan, Penyelenggaran kegiatan Ilmiah, Seminar, Lokakarya dan Workshop;
- Penelitian;
- Pengabdian kepada Masyarakat;
- Peningkatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia;
- Magang dan/atau praktik kerja lapangan (PKL); serta
- Bidang – bidang lain sesuai dengan kebutuhan. (Eka Nurcahyo)




