MALANG POST – Menghadapi masa libur panjang (long weekend) peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung mulai Kamis (14/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026), PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jawa Timur, dalam kondisi aman dan mencukupi.
Guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama empat hari berturut-turut tersebut, Pertamina menyiagakan seluruh infrastruktur distribusi dan menyiapkan tambahan pasokan (fakultatif) LPG hingga 60 persen di atas rata-rata penyaluran harian.
Langkah mitigasi ini diambil untuk memberikan rasa tenang bagi masyarakat Jawa Timur, yang merayakan momen sakral keagamaan. Sekaligus menikmati waktu libur bersama keluarga tanpa harus khawatir akan kelangkaan bahan bakar maupun gas di pasaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan, kesiapan stok baik BBM maupun LPG sudah dipantau secara ketat. Pihaknya juga telah menyiagakan personel di lapangan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan normal selama masa liburan.
“Kami pastikan stok dalam kondisi aman. Penyaluran BBM dan LPG dipantau intensif, dan seluruh sarana fasilitas (sarfas) di SPBU telah melalui pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) untuk menjamin layanan terbaik bagi konsumen,” ujar Ahad Rahedi, dalam rilisnya yang diterima Malang Post, Kamis (14/5/2026).
Pasokan Tambahan LPG Capai 955 Ribu Tabung
Ahad memprediksi, produk LPG akan menjadi primadona konsumsi seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak masyarakat di rumah maupun di sektor UMKM kuliner selama libur panjang.
Sebagai antisipasi, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan penyaluran fakultatif atau tambahan pasokan di luar kuota reguler.
“Untuk Jawa Timur, kami siapkan tambahan hingga 955.720 tabung LPG atau sekitar 60 persen dari rata-rata konsumsi harian.”
“Penyaluran fakultatif ini merupakan strategi kami untuk memenuhi lonjakan permintaan yang sering terjadi di momen libur panjang seperti pekan ini,” jelasnya.
Masyarakat Diimbau Tidak “Panic Buying”
Meski permintaan diprediksi meningkat, Pertamina meminta masyarakat tetap tenang dan melakukan pembelian secara bijak sesuai kebutuhan.
Ahad menekankan, agar masyarakat tidak melakukan aksi borong (panic buying) yang justru dapat memicu ketidakstabilan harga di tingkat pengecer.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu kebenarannya.”
“Stok kami aman. Jangan sampai kekhawatiran ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum spekulan yang tidak bertanggung jawab,” tegas Ahad.
Gunakan LPG Sesuai Peruntukan
Pertamina juga terus memberikan edukasi agar penyaluran energi subsidi tepat sasaran. Masyarakat mampu diharapkan beralih menggunakan LPG Non-Subsidi seperti Bright Gas, sehingga LPG 3 kg benar-benar tersedia bagi masyarakat prasejahtera dan usaha mikro yang berhak.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi produk, koordinasi layanan, atau ingin melaporkan kendala di lapangan, Pertamina menyediakan layanan pengaduan dan informasi melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.
“Masyarakat bisa menikmati long weekend dengan tenang. Kami yang akan bekerja memastikan energi selalu hadir di tengah-tengah Anda,” pungkas Ahad. (Ra Indrata)




