Screenshot
MALANG POST – Bupati Malang, HM. Sanusi, kembali melakukan akselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program unggulan “Sambang Puskesmas”.
Beberapa waktu lalu, orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Malang tersebut, melakukan kunjungan kerja mendadak (sidak) ke Puskesmas Lawang dan RSUD Lawang. Guna memastikan kesiapan sarana prasarana, serta mutu pelayanan medis bagi masyarakat di wilayah Malang Utara agar berjalan optimal, responsif, dan sesuai standar pelayanan minimum (SPM).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni protokol. Melainkan menjadi instrumen evaluasi langsung terhadap kinerja tenaga kesehatan (nakes) di tingkat dasar maupun rujukan.
Bupati Sanusi ingin memastikan, visi Kabupaten Malang dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan unggul, tidak terhambat oleh kendala teknis maupun birokrasi di lapangan.
Dalam tinjauan tersebut, Bupati Sanusi didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, serta jajaran Forkopimcam Lawang.
Rombongan menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari ruang pendaftaran, poli umum, ruang rawat inap, hingga instalasi gawat darurat (IGD).
Nakes Sebagai Garda Terdepan Citra Daerah
Di sela-sela peninjauannya, Bupati Sanusi menyempatkan diri berdialog dengan para nakes dan menyapa warga yang tengah mengantre layanan.
Ia menekankan, dedikasi pegawai puskesmas dan rumah sakit daerah adalah cerminan dari kehadiran negara di tengah masyarakat.

SAMBANG PUSKESMAS: Didampingi Direktur RSUD Lawang, Bupati Malang saat berkunjung ke Puskesmas Lawang, beberapa waktu lalu. (Foto: Prokopim Sekda Kab Malang)
“Tenaga kesehatan dan seluruh pegawai adalah garda terdepan. Saya minta semuanya tetap semangat, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan responsif.”
“Ingat, citra pelayanan kesehatan Kabupaten Malang dibangun dari senyum dan kecepatan bapak/ibu sekalian dalam melayani masyarakat,” tegas Bupati Sanusi di hadapan jajaran staf Puskesmas Lawang.
Menurut Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi ini, kualitas pelayanan yang prima secara otomatis akan meningkatkan tingkat kepercayaan (public trust) masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Ia tidak ingin mendengar adanya keluhan terkait pelayanan yang lamban atau sikap nakes yang kurang komunikatif.
Digitalisasi dan Modernisasi Fasilitas
Selain aspek sumber daya manusia, Bupati Malang juga menyoroti kelayakan infrastruktur. Ia meminta Dinas Kesehatan, untuk terus memantau ketersediaan alat kesehatan (alkes) terbaru dan menjaga kebersihan lingkungan fasilitas kesehatan.
Menurutnya, kenyamanan ruang pelayanan adalah faktor kunci dalam proses penyembuhan pasien.
Lebih jauh, Bupati mendorong seluruh pusat kesehatan di Kabupaten Malang untuk segera melakukan transformasi digital.
Ia menekankan, penggunaan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi bukan lagi sebuah pilihan. Melainkan kewajiban untuk memangkas waktu antrean dan mempermudah administrasi pasien.
“Kita harus beradaptasi dengan teknologi. Pemanfaatan sistem digital harus diperkuat agar masyarakat tidak perlu menunggu lama hanya untuk urusan administrasi. Semua harus serba cepat dan akurat,” imbuhnya.
Monitoring Berkelanjutan Menuju Pelayanan Prima
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, menyatakan, program Sambang Puskesmas ini akan terus dilaksanakan secara berkala di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
Pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap temuan dan arahan Bupati selama kunjungan di Lawang.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Fokus kami adalah pemerataan kualitas layanan, sehingga warga di desa-desa terpencil pun bisa merasakan standar pelayanan yang sama dengan warga di wilayah perkotaan,” ujar drg. Wiyanto.
Melalui komitmen pemerintah daerah yang terjun langsung ke lapangan, diharapkan RSUD Lawang dan Puskesmas Lawang dapat menjadi role model pelayanan kesehatan yang inklusif dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan, Kabupaten Malang terus berupaya memberikan layanan kesehatan yang prima bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (PKP/Ra Indrata)




