LICIN: Gabriel Silva yang selalu menyisir dari sektor kiri, harus mendapatkan kawalan ketat dari pemain-pemain Persib Bandung. Hasil akhir laga tanpa gol di pekan ke-30. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Derbi Biru Timur (Arema FC) dengan Biru Barat (Persib Bandung), benar-benar layak mendapat predikat super big match. Karena laga di pekan ke-30 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), selalu menghadirkan banyak rekor.
Saat menjamu Arema, Jumat (24/4/2026) malam, adalah laga kandang Persib yang ke-15. Pada 14 home sebelumnya, Pangeran Biru selalu menang dan selalu mencetak gol ke gawang tamunya.
Tapi giliran menjamu Arema di hadapan 29.814 penonton, rekor itu berhasil dipatahkan tim berperingkat ke-11. Persib menjadi gagal menang dan tidak mampu mencetak gol. Karena skor akhir laga yang dipimpin Wasit Candra, adalah tanpa gol. Alias 0-0.
Itu berarti dua kali kegagalan beruntun diterima Persib dalam dua laga terakhir. Sebelumnya, Persib juga bermain imbang 2-2, saat dijamu Dewa United di pekan ke-29.
Hasil itu menjadikan pamuncak klasemen sementara ini, semakin didekati Borneo FC, di peringkat kedua yang baru akan bertanding Sabtu (25/4/2026) dengan menjamu Semen Padang.
Persib yang saat ini meraih 66 poin, berpeluang besar disamakan oleh Borneo FC. Poin 63 yang didapat saat ini, kemungkinan bertambah tiga, jika mampu menang lawan Semen Padang.
Sedangkan Arema FC sendiri, juga sukses mencatatkan tiga kali clean sheet beruntun. Itu adalah catatan impresif sepanjang 30 laga yang sudah dijalani.
Tiga laga tanpa kebobolan itu, menjadi tambahan rekor bagi Lucas Frigeri. Lantaran kiper asal Brasil berusia 37 tahun itulah, yang menjaga gawang Arema dalam tiga laga terakhir.
Bukan itu saja, mungkin dalam 17 kali laga saat kiper 194 cm itu menjaga gawang Arema, baru di pertandingan lawan Persib itulah dia mampu melakukan hampir 10 kali penyelamatan krusial. Meski sebelumnya dalam 14 laga, gawangnya sudah kebobolan 20 kali.
Tambahan satu poin dari Bandung, juga menjadikan Arema kembali naik satu peringkat. Dengan peraih 39 poin, Arema berhasil menggeser PSIM di posisi ke-10. Kedua tim sebenarnya punya poin yang sama. Tapi dari sisi head to head, Arema lebih unggul dari PSIM Yogyakarta.
Melihat jalannya pertandingan, terutama di babak kedua dengan tambahan waktu mencapai 11 menit, acungan jempol layak diberikan kepada benteng pertahanan Arema.
Betapa tidak, barisan defender yang digawangi Julian Guevara, Betinho Filho dan Hansamu Yama, ditambah dua bek sayap, Rio Fahmi plus kapten tim Johan Alfarizi, memiliki peran penting untuk mematahkan 29 kali total tembakan Persib. Dengan 12 kali diantaranya justru sudah mengarah ke gawang.
Skema bermain total defensive yang diterapkan pelatih Marcos Santos, benar-benar mampu diperankan secara maksimal oleh seluruh pemain. Bahkan seorang striker pun, harus mau menjadi pemutus serangan, sebelum mencapai lini pertahanan Arema.
Tak heran jika dalam 65 persen penguasaan bola, Persib hanya bisa mengurung pertahanan Arema FC. Namun tidak juga mampu menjebol gawang Lucas Frigeri. Termasuk dari 18 kali tendangan sudut, juga gagal dimanfaatkan dengan baik.
Sedangkan sukses Arema mencuri satu poin dari kandang Persib, adalah hal yang sangat disyukuri pemain. Karena melihat data statistik, hasil imbang itu sama halnya dengan menang.
Arema dalam pertemuan ke-26 dengan Persib, Jumat (24/4/2026) malam itu, hanya memiliki 35 persen penguasaan bola. Hanya melakukan enam kali tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang. (Ra Indrata)
Susunan Pemain:
PERSIB: Fitrah Maulana M. Ridwan (gk), Eliano Johannes Reijnders, Luciano Guaycochea, Marc Anthony Klok, Thom Jan Marinus Haye, Patricio Martin Matricardi, Frans Dhia Jirjis Putros, Andrew Patrick Jung, Federico Barba, Uilliam Barros Pereira, Rosembergne Da Silva.
AREMA: Lucas Henrique Frigeri (gk), Ilham Rio Fahmi, Sneyder Julian Guevara Munoz, Gabriel Silva Costa, Arkhan Fikri, Joel Vinicius Silva Dos Anjos, Matheus Da Conceição Nascimento, Roberto Pimenta Vinagre Filho, Hansamu Yama Pranata, Gustavo Franca Amadio, Johan Ahmat Farizi.




