MALANG POST – Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Batu dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) emoat Embarkasi Surabaya, yang masuk dalam gelombang pertama keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.
Para jemaah dijadwalkan mulai berkumpul di Masjid Sultan Agung Kota Batu pada Rabu (22/4/2026) pukul 02.00 WIB. Setelah proses pelepasan dan pengecekan administrasi, rombongan akan bertolak menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 07.00 WIB.
Selanjutnya, para jemaah akan diterbangkan menuju Madinah, Arab Saudi, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 02.55 WIB.
Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Batu, Basuki Rachmad menjelaskan, bahwa dalam kloter 4 Embarkasi Surabaya, jemaah asal Kota Batu tidak berangkat sendiri. Mereka bergabung dengan jemaah dari sejumlah daerah lain di Jawa Timur.
Di antaranya 73 jemaah dari Kabupaten Probolinggo, 53 jemaah dari Kota Surabaya, 12 jemaah dari Kota Malang, 8 jemaah dari Kabupaten Malang, serta masing-masing satu jemaah dari Kabupaten Sidoarjo dan Kota Probolinggo.
“Sehingga total satu kloter mencapai 380 orang dalam satu penerbangan,” jelas Basuki, Minggu (19/4/2026).

SILATURAHMI: Wali Kota Batu, Nurochman saat bersilaturahmi dengan anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), di musim haji 2026 ini ia juga akan berangkat ke Tanah Suci. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Ia memastikan seluruh jemaah maupun petugas haji dari Kota Batu telah siap untuk diberangkatkan. Berbagai persiapan mulai dari administrasi, kesehatan hingga manasik haji telah rampung.
“Insyaallah persiapannya baik jemaah maupun petugas sudah siap semuanya. Kami berharap keberangkatan berjalan lancar,” ujarnya.
Dalam rombongan tersebut, Wali Kota Batu Nurochman juga dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Siti Faujiyah. Setelah menunggu cukup lama, Nurochman akhirnya mendapatkan kesempatan berhaji tahun ini.
Menurut Basuki, Nurochman telah mendaftar haji sejak 2012 melalui jalur haji reguler. Dengan masa tunggu sekitar 14 tahun, ia kini masuk dalam daftar keberangkatan musim haji 2026.
“Benar, Pak Wali mendaftar sejak 2012 dan bulan ini berangkat bersama Ibu Wali. Dalam keberangkatannya beliau akan menjalani rangkaian ibadah haji sekitar 40 hari,” terang Basuki.
Selama Wali Kota menunaikan ibadah haji, roda pemerintahan Kota Batu akan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Heli Suyanto sebagai pelaksana tugas. “Untuk sementara kebijakan pemerintahan akan dipimpin Mas Heli sebagai Plt,” ujar Nurochman.
Bagi Cak Nur sapaan akrab Nurochman, perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar agenda keagamaan. Ia menyebut kesempatan berhaji merupakan panggilan spiritual yang telah lama dinanti bersama sang istri.
Selama masa tunggu belasan tahun, ia mengaku memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan diri, baik secara mental maupun spiritual. “Alhamdulillah, mohon doanya agar nanti ibadah saya dan istri berjalan lancar,” ucapnya.
Menjelang keberangkatan, Cak Nur juga memastikan akan melakukan koordinasi internal dengan jajaran pemerintah kota agar seluruh program pembangunan tetap berjalan selama dirinya berada di Tanah Suci. (Ananto Wibowo)




