Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Sarung Tangan Pencegah Saraf Terhimpit Karya Mahasiswa UMM

ANTISIPASI: Medical wristband berbentuk sarung tangan untuk mencegah carpal tunnel syndrome (Foto: Istimewa)

Malang Post – Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan penyakit yang terjadi akibat terhimpitnya saraf di pergelangan tangan.

Sindrom ini, umumnya ditemui pada orang-orang yang sering menggunakan tangan secara berulang dalam bekerja.

Baca Juga ----------------------------

Dalam rangka mencegah CTS di kalangan pekerja, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ciptakan alat medical wristband untuk menanggulanginya.

Salah satu anggota tim, Arif Kusuma Firdaus mengatakan. Penyakit ini umumnya menyerang pegawai kantoran, pemetik daun teh, pelinting rokok dan juga gamer professional.

RISET: Proses pembuatan sarung tangan medical wristband (Foto: Istimewa)

Ini disebabkan penggunaan tangan yang berulang, dalam jangka waktu lama. Utamanya saat bekerja yang memakan waktu panjang.

“Bagi para pekerja, penyakit ini cukup mengganggu produktivitas. Jika telah terkena sindrom ini, pergelangan tangan akan terasa sakit. Jika dipakai bergerak agak berat atau secara terus-menerus. Hal ini akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari serta aktivitas di tempat kerja,” ungkap mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) itu.

Arif menjelaskan, medical wristband yang dirancang timnya ini, berbentuk sarung tangan. Pada bagian tengah alat ditanamkan sensor untuk mendeteksi gerakan di pergelangan tangan.

Khususnya gerakan ke arah ibu jari atau istilah medisnya radial deviasi. Informasi yang diperoleh dari sensor akan dikirim ke microcontroller Arduino untuk diproses.

“Dari situ bisa ditentukan apakah jumlah gerakan tangan yang dilakukan akan beresiko menjadi CTS atau tidak. Jika beresiko, alat ini akan bergetar sebagai peringatan kepada si pemakai,” ujar mahasiswa kelahiran Malang tersebut.

Perbedaan disiplin ilmu antara tim dan topik yang dibahas menjadi kendala terbesar, ketika proses pembuatan alat. Anak ketiga dari empat bersaudara ini mengatakan.

Jika seluruh kelompoknya berasal dari bidang kedokteran. Sementara proses pembuatan alatnya lebih condong ke bidang elektronika. Oleh karena itu, tim ini bekerja sama dengan Lembaga Semi Otonom (LSO) Robotika UMM untuk proses pembuatan alat.

“Dalam proses pembuatan alat, kami mendiskusikan semua bahan dan komponen serta perancangan dengan LSO Robotika,” ungkap Arif.

“Bahan dalam pembuatan sensor, tim kami menggunakan fibroin dan laponite. Kedua bahan tersebut memiliki kelebihan yaitu ramah lingkungan. Sehingga lebih mudah untuk di daur ulang atau diuraikan kembali,” jelas Arif.

Medical wristband ini diikutsertakan pada Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta  (PKM-KC). Berhasil memperoleh pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).

Dalam PKM ini, Arif tidak sendiri. Ia ditemani oleh tiga mahasiswa FK lainnya: Aurizan Adli, Agam Siswanto Hardoyo, dan Waldiyansyah Rizkyfi Makky.

“Kami berencana melakukan pengembangan dan perbaikan lagi. Pada desain dan cara kerja alat ini. Kami berharap kedepannya alat ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Sehingga dapat disebarkan dan bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...