Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Dua Gubes UM Kado HUT Kota Malang, Orasi Ketahanan Pangan dan Serapan Kerja

AHLI: Prof Dr Imam Mukhlis SE M.Si dan Prof Dr Im Hambali M.Pd pakar ekonomi.( Foto: Istimewa)

Malang – Universitas Negeri Malang (UM) Kamis (1/4) kukuhkan dua guru besar (gubes) di gedung Graha Cakrawala. Ini juga sebagai kado spesial HUT Kota Malang. Adalah Prof Dr Imam Mukhlis SE M.Si dan Prof Dr Im Hambali M.Pd.

Prof Imam Mukhlis, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan ini, menekankan pembangunan nasional harus dilakukan adil dan merata. Untuk penghidupan yang lebih baik demi tercapainya kemakmuran rakyat.

Baca Juga ----------------------------

Ketahanan pangan dan kemiskinan sebuah realitas timbal balik, dalam upaya mencapai kemakmuran dan keadilan sosial. Sektor pertanian menyediakan lahan untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Sektor pertanian dapat menjadi leading sector dalam mendorong ketahanan pangan dan sekaligus pengentasan kemiskinan.

Kemiskinan, mengindikasikan sebagian masyarakat masih hidup belum layak. Struktur perekonomian nasional masih didominasi pertanian. Penyediaan kesempatan kerja, masih menyisakan pekerjaan rumah dalam pengentasan kemiskinan. Sementara sektor non pertanian belum mampu menyerap sepenuhnya angkatan kerja baru.

Prof Dr Im Hambali M.Pd menyampaikan pencari kerja harus menerima kenyataan pahit dengan makin berdesakannya proses rekrutmen di semua tingkatan. Ini memperberat beban pemerintah menanggulangi masalah ketenagakerjaan. Penyebaran lebih condong di sektor formal, dunia usaha dan industri. Pencari kerja harus membelah diri menuju era lebih dinamis, kesanggupan bekerja di sektor mandiri atau wiraswasta.

Itu masuk ranah individu dan kepribadian (soft skill). Pertumbuhan dan penyiapannya tidak bisa dilakukan singkat. Seperti mendidik keterampilan keras (hard skill). Soft skill diharapkan berkembang sebaik hard skill. Ini harus mendapat perhatian dari aspek pendidikan formal dan non formal. Kelemahan soft skill, menyebabkan kecenderungan bekerja sebagai karyawan, yang kesempatannya sangat terbatas. (roz/jan

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post — Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM) melakukan studi tentang kepadatan dan persebaran tempat penjualan rokok serta iklan...

Pendidikan

Malang Post — Perkembangan BUMN sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, menjadikannya memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian di Indonesia. Untuk itu, peran dan kiprah...

Malang Raya

Malang Post — Menteri satu ini memang tak kenal lelah, tak kenal waktu pula. Usai mengunjungi kakak beradik di Jember yang menderita mikrosefalus, langsung ke...

Malang Raya

Malang Post – Senin (29/11), tim gabungan mendatangi kawasan RW 05 Kelurahan Mulyorejo Sukun Kota Malang. Di sana, nakes dan Babinsa Mulyorejo mendatangi sekitar...

News

Malang Post – Profesi advokat atau pengacara selayaknya menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Agar produk hukumnya menjadi kapabel serta mempunyai profesionalitas, integritas dan...

Malang Raya

Malang Post – Camat Donomulyo—Mumuk Hadi Martono, minta Pembina Pramuka inovatif dan kreatif agar ekstrakurikuler Pramuka disukai peserta didik. Sehingga tertanam karakter dengan nilai-nilai...

Olahraga

Malang Post  – Dari gelaran 32 besar Liga 3 Jawatimur yang digelar di stadion Joko Samudro Gresik sore tadi. Tim asal Kabupaten Malang dibawah...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Kota Malang bersama Korem 083/Bdj dan Kodim 0833 Kota Malang memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI). Peringatan tersebut terpusat di...