Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

UIN Bubarkan UKM Pagar Nusa, Panitia Terancam DO

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Isroqunnajah (baju batik).( Foto: Ananto/DI’S WAY MALANG POST)

Malang – Pembubaran UKM Pagar Nusa tinggal menunggu waktu. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Isroqunnajah menyatakan. Ini langkah awal pihaknya, setelah dua mahasiswanya meninggal. Saat pembaiatan anggota baru UKM PN di Coban Rais, Kota Batu, pekan lalu. 

Pembubaran itu sesuai surat edaran kemahasiswaan. Mengatur pendaftaran, pembekuan, pengaktifan dan pembubaran sebuah organisasi. Pembubaran akan dilakukan jika dalam sebuah kegiatan organisasi kampus mengabaikan keselamatan jiwa. “Klausul itu yang kami gunakan, untuk pembubaran UKM Pagar Nusa,” ujarnya kepada Di’s Way Malang Post

Baca Juga ----------------------------

UKM ini inisiasi mahasiswa. Keberadaan organisasi itu, berdasarkan musyawarah mahasiswa. Pagar Nusa menjadi UKM sejak tahun 2001. Sebenarnya memiliki manfaat bagi mahasiswa. Karena UIN memiliki program SKKM (Satuan Kredit Kegiatan Mahasiswa). Sebelum mengerjakan skripsi, mahasiswa harus menyerahkan 250 poin SKKM. 

“Poin itu didapat mahasiswa dari mengikuti kegiatan. Seperti kepanitiaan, pengurus dan sebagainya,” ujar Gus Is sapaan akrabnya. Termasuk aktif di UKM Pagar Nusa. “Kepastian pembubaran dilakukan Rektor UIN. Saat ini hanya tinggal menunggu waktu. Ini menjadi evaluasi kita bersama,” jelasnya. 

Soal tidak adanya izin kegiatan, pihak kampus tak serta merta lepas tangan. Dijelaskan Gus Is, saat ini pihaknya mensuport secara moral. Baik bagi panitia maupun peserta. Kedepannya, sesuai indikasi dari Polres Batu, ada dugaan kelalaian dalam peristiwa ini. Maka pihaknya menyiapkan sanksi akademik.

Bahkan dipastikan sanksi akademik akan diberikan kepada panitia. Namun bentuknya seperti apa, masih belum ditetapkan. Karena setiap panitia punya tugas masing-masing. Sehingga sanksinya sudah pasti akan berbeda.

“Sebelum menetapkan sanksi akademik, lebih dulu kami akan memanggil seluruh panitia. Sanksi akademik berupa DO (Drop Out) ini ada. Namun lebih dulu kami melihat seperti apa,” tandasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Ekobis

Malang Post – Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia mendonasikan puluhan hewan kurban. Bagi masyarakat sekitar pabrik dan sales office di Jawa hingga Papua, pada Hari Raya Idul Adha 1442 hijriah. Donasi berupa 48 ekor kambing dan tiga ekor sapi. Hewan kurban tersebut didistribusikan di...

Pendidikan

Malang Post – Perilaku menjaga kebersihan dan hidup sehat perlu diterapkan. Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun.  Cuci...

headline

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) menggelar webinar Metodologi Rekonstruksi Pengkajian Islam. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri berkewajiban melalukan pengembangan...

Malang Raya

Malang Post – Posko pengisian oksigen gratis bagi warga Malang Raya mulai beroperasi. Terletak di areal kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Jl Simpang...

Kriminal

Malang Post – Warga Dusun Tubo, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, hingga Senin (26/7/2021) malam, masih waspada. Pasalnya, kemarin baru saja terjadi pembantaian maut...

headline

Malang Post – Banyak kasus, warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) belum terpantau maksimal. Termasuk di Kota Malang. Dinkes Kota Malang mencatat jumlah pasien yang...

Kesehatan

Malang Post – Bagi seseorang yang berjuang melawan penyakit autoimun, banyak gejala yang dirasakan. Membuat tidak nyaman. Sering berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari. Banyak jenis...

News

Malang Post – Asap terlihat membumbung dari rumah warga di Perum Puncak Permata Sengkaling Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Senin (26/7/2021) siang. Gegerlah warga...