Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

BPBD Kota Batu Butuh Seismograf dan Geolistrik

TERBATAS: EWS terbatas di beberapa titik, pantau lokasi yang belum terpasang butuh alat seismograf dan geolistrik. (Foto: Dokumen/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Kota Batu, topografinya di perbukitan. Tingkat bencana longsor mendominasi. Di jaman serba modern ini, selayaknya BPBD Kota Batu punya alat canggih. Sebagai pendeteksi seberapa rawan kawasan terhadap resiko bencana. Tapi, hingga kini belum ada alat penunjang itu.

BPBD Kota Batu harus pinjam alat geolistrik. Dibutuhkan untuk mengetahui coverage area. Sejauh mana ketebalan dan jangkauan material, jika terjadi tanah longsor. Juga untuk menunjukkan arah longsorannya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD, Achmad Choirur Rochim membenarkan. Pihaknya berupaya pinjam ke ITS, UB dan ITN.

Baca Juga ----------------------------

Digunakan mengkaji kawasan Payung I, yang berresiko tinggi. Kawasan ini, menjadi fokus perhatian seiring peristiwa keretakan dan amblesnya permukaan tanah. Alat geolistrik, bisa memprediksi tingkat keparahan jika longsor terjadi. 

“Kami koordinasi untuk peminjaman kepada tiga perguruan tinggi. Tapi sampai saat ini belum ada yang pasti bisa dipinjam,” ujarnya kepada Di’s Way Malang Post.

Pihaknya juga butuh alat seismograf. Fungsinya, merekam gelombang seismik yang disebabkan gempa bumi, ledakan atau fenomena yang mengguncang bumi. Kedua alat itu menjadi andalan mendeteksi bencana, sebagai upaya mitigasi. Melihat rentetan bencana tanah longsor, BPBD Kota Batu berencana mengajukan pengadaaan alat ini.

“Kalau bisa diakomodir, kami mengajukan lewat PAK APBD 2021. Sangat penting memiliki kedua alat ini untuk mitigasi jangka panjang,” katanya. Utamanya mendeteksi di titik-titik rawan longsor yang belum dipasang early warning system (EWS). “EWS cuma dipasang di beberapa titik. Yang nggak ada EWS-nya sulit melakukan pemantauan,” tandasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Kuota penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertambah. Hal ini setidaknya menjadi sedikit angin segar...

headline

Malang-Post – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memberikan apresiasi kepada tujuh fakultas atas terobosan, inovasi dan prestasi yang dicapai. Karena kerja keras yang dilakukan di...

Malang Raya

Malang-Post – Rencana sekolah tatap muka masih menuai pro kontra. Khususnya bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengamat pendidikan menyarankan, pembelajaran berlangsung offline alias...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang tukang jahit, M (50), asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, digelandang Satreskrim Polres Batu, diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah anak-anak usia...

Malang Raya

Malang Post – AKBP Budi Hermanto resmi menjabat Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata. Prosesi penyambutan pejabat baru ini, dilakukan...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh berkomitmen menjadikan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diwujudkan dengan peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Sengguruh. ...

Malang Raya

Malang Post – Mencegah penyakit atau gangguan kesehatan akibat lingkungan kontinyu dilakukan Dinkes Kota Malang. Melalui upaya preventif, promotif dan kuratif. Agar penyakit akibat...