Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Deteksi Dini Skizofrenia, Kenali Gejala Berikut

Ilustrasi Skizofrenia. (istimewa)

Jakarta – Gangguan mental banyak macamnya. Ketika anda merasakan suatu hal terasa nyata padahal semua itu cuma khayalan, bisa jadi mental anda mulai terganggu. Contoh diatas menandakan anda sedang berhalusinasi. Kelainan ini dapat disebabkan oleh beberapa gangguan mental, salah satunya adalah skizofrenia.

Mengutip halodoc, skizofrenia adalah gangguan pada otak yang dapat membuat pengidapnya kesulitan untuk membedakan antara sesuatu yang nyata dan tidak. Selain itu, pengidapnya juga kesulitan untuk berpikir jernih, emosi sulit terkendali, hingga mengalami masalah saat berhubungan dengan orang lain.

Baca Juga ----------------------------

Jika dibiarkan, kondisinya akan semakin memburuk. Bisa saja mereka yang mengalami masalah ini dan memendamnya akan mencoba bunuh diri. Hal tersebut umumnya terjadi pada episode psikotik, depresi, serta enam bulan pertama saat memulai pengobatan.

Agar mendapat penanganan yang maksimal, anda harus peka dan melakukan deteksi dini pada skizofrenia dengan melihat tanda-tanda yang muncul. Tanda-tanda awal yang dapat dideteksi dari skizofrenia yang paling umum diantaranya merasakan depresi hingga penarikan dari lingkungan sosial. Mulai tidak memperhatikan kebersihan tubuh. Pandangan datar atau kosong tanpa adanya ekspresi. Sulit untuk mengekspresikan emosi yang dirasakan. Perubahan pola tidur hingga kesulitan berkonsentrasi.

Tanda tanda awal tersebut tidak mutlak. Bagi beberapa orang, masalah ini dapat muncul secara tiba-tiba tanpa adanya aba-aba terlebih dahulu. Tanda-tanda tersebut juga tidak selalu skizofrenia. Bisa saja gangguan mental lainya.

Selanjutnya, penderita skizofrenia akan menunjukan beberapa gejala, yang seharusnya bisa memberikan keyakinan bagi anda, untuk segera mencari pertolongan ahli.

Gejalanya dibagi menjadi dua kategori, yaitu positif dan negatif. Gejala positif mengacu pada perilaku yang tidak tampak pada individu yang sehat, meliputi:

Halusinasi.

Pernahkah anda melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, atau bahkan orang lain tak dapat melihatnya. Mungkin anda sedang berhalusinasi. Halusinasi adalah perasaan mengalami sesuatu yang terasa nyata, padahal itu hanya ada di pikiran penderita.

Delusi

Dikenal juga dengan waham. Kondisi dimana anda meyakini sesuatu yang bertolak belakang dengan kenyataan. Gejalanya beragam, mulai dari merasa diawasi, diikuti, atau merasa dirinya paling hebat atau paling kuat. Mengutip Alodokter, sebagian besar penderita skizofrenia mengalami gejala ini. Penderita skizofrenia juga cenderung memiliki pikiran paranoid.

Masalah Berpikir dan Berbicara.

Apabila penderita mengalami kesulitan dalam berbicara, sulit berkonsentrasi, bahkan membaca koran atau menonton televisi saja sangat kesulitan, ini bisa jadi salah satu gejala. Pada kondisi tertentu, apa yang ingin sampaikan akan sulit dimengerti oleh lawan bicara.  

Perilaku kacau.

Perilaku penderita skizofrenia sulit diprediksi. Bahkan cara berpakaiannya juga tidak biasa. Secara tidak terduga, penderita dapat tiba-tiba berteriak dan marah tanpa alasan.

Skizofrenia juga menimbulkan gejala negatif yang  mengacu pada hilangnya minat yang sebelumnya dimiliki oleh penderita. Gejala negatif dapat berlangsung beberapa tahun, sebelum penderita mengalami gejala awal. Gejalan negatif meliputi :

  1. Respons emosional yang ganjil, seperti ekspresi wajah dan nada bicara yang tidak berubah (monoton).
  2. Sulit untuk merasa senang atau puas.
  3. Enggan bersosialisasi dan lebih memilih berdiam di rumah.
  4. Kehilangan minat dan motivasi di berbagai aktivitas, seperti menjalin hubungan atau berhubungan seks.
  5. Pola tidur yang berubah.
  6. Tidak nyaman berada dekat orang lain, dan tidak mau memulai percakapan.
  7. Tidak peduli pada penampilan dan kebersihan diri.

Jika gejala tersebut anda atau orang terdekat alami, segera hubungi ahlinya. Semakin cepat ditangani, keberhasilan pengobatan akan lebih baik. (hlc/alc/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...

Malang Raya

Malang Post – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) Malang bersama mitra bisnisnya, KSP Sahabat Mitra Sejati, kembali menggelontorkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....

Pendidikan

Malang Post – Ratusan murid SMP KHA Thohir Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolah. Ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan menjadi...