Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

RSSA Tambah Ruangan Khusus Covid-19

RUJUKAN: Karena semakin meningkatkan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, RSSA sampai harus menambah ruangan.( Joffa Safik/DI’s Way Malang Post)

Malang – Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, menambah puluhan tenaga medis dan ruangan khusus pasien Covid-19. Hal tersebut dilakukan, karena jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya terus meningkat.

Kasubbag Humas RSSA Malang, Donny Iryan mengatakan, pihaknya telah memodifikasi beberapa ruang sedemikian rupa. Khusus untuk merawat pasien-pasien Covid-19.

Baca Juga ----------------------------

‘’Kami sudah memodifikasi beberapa ruang perawatan kami. Yang ada di sekitaran incovid dan penyakit menular. Kami modifikasi beberapa ruangan menjadi ruang perawatan Covid-19,’’ katanya.

Sedangkan akses pasien penyakit lainnya, dipindahkan ke ruangan lainnya. ‘’Karena kami tahu ruang perawatan Covid-19 itu harus khusus. Desainnya harus khusus. Nggak boleh ini, harus tertutup, sehingga kami sudah memodifikasi ruang di sebelah incovid menjadi ruang perawatan Covid-19,’’ katanya.

Saat ini, ada 136 tempat tidur noncovid yang telah diubah menjadi bed ruangan khusus pasien Covid-19.

‘’Dulunya ruang incovid itu kapasitas tempat tidurnya 83. Kami tambah 53 lagi, sehingga keseluruhan akan menjadi 136,’’ ucapnya.

Namun, seluruh tempat tidur tersebut belum seluruhnya dimanfaatkan. Penyebabnya karena jumlah tenaga medis yang terbatas.

‘’Karena keterbatasan itu, kami harus mengatur tenaga medis, sehingga kita belum optimal. Dari 53 tadi yang masih beroperasi itu 30 tempat tidur, sehingga sekarang dari 83, awal, sudah beroperasi 113 tempat tidur,’’ katanya. 

Sementara itu, dalam memaksimalkan upaya penanganan Covid-19, pihaknya juga menambah 46 orang tenaga medis. Hal tersebut dilakukan seiring bertambahnya kapasitas tempat tidur yang disediakan.

‘’Ruang penanganan pasien Covid-19 sudah ditambah 53 tempat tidur. Saat ini, terjaring 46 relawan dan itu yang akan dioptimalkan,’’ ungkapnya.

Rincian 46 orang tenaga medis tersebut diantaranya adalah dokter, perawat, tenaga pendorong, radiografer dan lainnya.

Saat ini sebanyak 300 orang relawan tenaga medis yang bertugas. Jumlah tersebut cukup banyak. Mengingat satu orang pasien terkonfirmasi positif covid-19, akan ditangani oleh tiga hingga empat orang tenaga medis. (jof/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Gotong royong warga membenahi jalan longsor di Sumbermanjing Wetan, Kamis (5/8/2021) siang sampai sore. Longsor tidak menimbulkan korban jiwa ataupun kerugian materiil. ...

headline

Malang Post – Koarmada II TNI Angkatan Laut (AL) menggandeng Pemkot Malang menggelar Serbuan Vaksinasi. Bertempat di Stadion Gajayana. Mulai 7 – 8 Agustus 2021....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang masih punya tanggungan soal aset. Dari ribuan aset yang dimiliki, hanya ratusan yang sudah bersertifikat. Data yang dihimpun reporter City...

headline

Malang Post – Perumahan tanpa nama ada di Dusun Sawahan, Desa Giripurno, Bumiaji, Kota Batu. Satpol PP pun menyegel lantaran tak punya izin. Kamis (5/8/2021)...

Malang Raya

Malang Post – PPKM berlevel berdampak pada sektor ekonomi. Khususnya bagi pengusaha maupun wirausaha. Namun, situasi ini tidak begitu mempengaruhi penjualan jamur milik Ismail, warga...

Pendidikan

Malang Post – Kemendikbud-RI bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendekatkan dunia pendidikan dan industri. Menggelar program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) bidang pertanian dan peternakan....

Malang Raya

Malang Post – Partai Demokrat (PD) Malang Raya (Kabupaten/Kota Malang-Batu) menggerakkan kadernya untuk menekan penyebaran virus corona. Ini patut diapresiasi. Lantaran membantu Pemerintah dalam upaya...

News

Malang Post – Korban Agung diketahui ber-KTP warga Dusun Kasin RT 12/RW 03, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kamis (5/8/2021) sore ditemukan tewas di...