Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Hari Kedua Libur Nataru, Kota Batu Masih Sepi

Situasi arus lalu lintas di sekitaran Alun-alun Kota Batu. Biasanya dipadati kendaraan. Dilibur Natal kedua ini masih lengang. (ant)

Kota Batu – Sejak libur pertama Kamis (24/12) kemarin. Bisa dikatakan peningkatan jumlah volume kendaraan menuju Kota Batu masih sangat kecil.

Bahkan menurut pantauan Malang-Post.com bisa dikatakan sepi. Sepi ‘mamring’ kalau orang Jawa bilang. Bisa juga dikatakan lebih ramai pada hari-hari biasa.

Baca Juga ----------------------------

Kemarin Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo mengatakan, jika lengangnya kondisi lalu lintas. Di seluruh pintu masuk Kota Batu. Karena libur Nataru tahun ini terpotong.

“Mungkin untuk peningkatan kendaraan akan datang pada minggu depan. Mendekati tahun baru,”  kata Catur kemarin, kepada Malang-Post.com

Dilibur kedua ini volume kendaraan hanya meningkat sebesar 10 persen saja. Bahkan masih didominasi oleh nopol Malang Raya. Sepinya kendaraan menuju Kota Batu ini disinyalir karena terbitnya SE. Yang mewajibkan ke Kota Batu harus menyertakan hasil rapid tes. Dengan hasil non-reaktif ataupun negatif.

Perwira Pengendali (Pamdal) Pospam Pendem, Ipda Hendik mengungkapkan, jika hingga saat ini masih belum ada titik-titik yang mengalami kemacetan. Semua masih aman terkendali.

Dari pantauan petugas dilapangan, kendaraan yang masuk ke Kota Batu permenitnya hanya berjumlah 22 kendaraan roda dua, 16 kendaraan roda empat, dan dua kendaraan roda enam.

“Sementara untuk kendaraan yang keluar dari Kota Batu permenitnya berjumlah 17 kendaraan roda dua, 11 kendaraan roda empat, satu kendaraan roda enam,” ungkapnya, Jumat (25/12/2020).

Sementara itu, untuk intensitas kendaraan yang masuk ke Kota Batu pada hari Kamis kemarin (24/12/2020). Berjumlah 30 kendaraan roda dua dan 35 kendaraan roda empat. “Sedangkan uyang keluar dari Kota Batu malah leboh banyak. Yakni, berjumlah 46 kendaraan roda dua, dan 11 kendaraan roda empat,” katanya.

Mengenai pengecekan surat rapid test di tiap pospam di Kota Batu, pihaknya mengaku masih belum mendapatkan kabar itu hingga hari ini. “Kami hanya mengetahui, jika akan ada pengecekan rapid test dari satgasnya sendiri. Namun untuk waktunya masih belum tahu,” ujarnya.

Padahal pemeriksaan surat keterangan itu. Sudah tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Batu nomor 003/3803/422.011/2020. Yang berbunyi, setiap orang yang memasuki Kota Batu pada tanggal 24-26 Desember 2020 dan 31 Desember 2020 – 2 Januari 2021 wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR, atau hasil negatif uji rapid test antigen/antibody berlaku selama7 (tujuh) hari sejak diterbitkan. (ant/yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...