MALANG POST — Isak tangis dan pelukan hangat, mendadak pecah di halaman Balai Kota Among Tani. Suasana haru bercampur bahagia luar biasa menyelimuti Kota Batu, saat rombongan 226 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 4, tiba kembali dengan selamat di kampung halaman pada Selasa (2/5/2026) pagi. Kepulangan para tamu Allah ini, sekaligus menandai kembalinya Wali Kota Batu Nurochman, untuk memimpin roda pemerintahan setelah sempat diserahkan sementara kepada sang wakil.
Sejak fajar belum menyembul, halaman balai kota sudah menyemut. Dipadati ribuan keluarga jemaah.
Mereka tak sabar. Gelisah menunggu. Mata mereka terus tertuju ke gerbang masuk.
Begitu bumper bus pertama rombongan memasuki kawasan Among Tani, pertahanan emosi warga runtuh. Lambaian tangan bersahut-sahutan. Ketika pintu bus terbuka, tangis haru tidak terbendung lagi. Keluarga langsung merangsek, memeluk erat sanak saudara yang baru saja menuntaskan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Di antara 226 jemaah yang bersujud syukur pagi itu, tampak Wali Kota Batu Nurochman bersama sang istri, Siti Faujiyah. Wajahnya lelah, namun memancarkan kebahagiaan yang mendalam.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci berjalan lancar. Hari ini kami bisa kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat. Terima kasih atas doa seluruh masyarakat Kota Batu,” ujar Nurochman, penuh rasa syukur.
Penyambutan fajar itu dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto. Pria yang akrab disapa Cak Heli ini berdiri di podium dengan senyum semringah. Plong.

PULANG HAJI: Wali Kota Batu, Nurochman saat disambut Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto usai menunaikan ibadah haji. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Bagi Heli, kepulangan utuh jemaah ini adalah kabar paling membahagiakan minggu ini. Rangkaian panjang mulai dari keberangkatan hingga kepulangan berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Heli bernostalgia sedikit. Pemikirannya melayang ke beberapa waktu lalu, saat ia ikut melepas keberangkatan rombongan ini di halaman Masjid Sultan Agung.
“Rasanya baru kemarin kita bersama-sama melepas keberangkatan jemaah haji. Hari ini mereka sudah kembali setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” kenang Heli.
Namun, Heli mengingatkan. Ibadah haji itu bukan sekadar perjalanan fisik antarpulau atau antarnegara ke Mekkah dan Madinah. Ini perjalanan spiritual kelas berat. Ada transformasi jiwa di dalamnya.
Karena itu, ujian sesungguhnya baru dimulai saat ini. Yaitu bagaimana menjaga kemabruran haji di tengah-tengah tetangga dan masyarakat.
Menurut Heli, haji yang mabrur itu tidak butuh sertifikat. Cukup dilihat dari perubahan perilakunya sehari-hari. Kepedulian sosialnya harus naik kelas. Semangat persaudaraannya harus makin kental, dan wajib menjadi teladan di kampung masing-masing.
“Kemabruran haji tidak berhenti ketika tiba di tanah air. Nilai-nilai yang didapat selama di Tanah Suci harus terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesan Heli.
Bagi internal Pemkot Batu, kepulangan Kloter 4 ini punya makna ganda. Ini bukan sekadar urusan spiritual. Ini juga soal urusan administrasi negara.
Selama Cak Nur -panggilan akrab Nurochman- berada di Arab Saudi, Heli Suyanto bertindak sebagai pemegang kendali utama pemerintahan daerah. Menjadi nakhoda sementara. Tugas itu tidak ringan. Banyak kebijakan strategis yang harus diputuskan, termasuk urusan krusial birokrasi di Kota Batu.
Heli bersyukur, amanah berat itu berhasil dijalankannya dengan selamat dan lancar. Kini, sang kapten utama sudah kembali. Heli pun menyatakan siap menyerahkan kembali takhta dan tanggung jawab penuh pemerintahan kepada Nurochman.
“Secara pribadi saya bersyukur karena amanah yang selama ini saya jalankan dapat kembali saya serahkan kepada Bapak Wali Kota. Selamat kembali bertugas dan semoga membawa semangat baru untuk terus membangun Kota Batu,” ungkap Heli dengan jabat tangan erat.
Sebelum doa bersama penutup acara mengudara, Heli tak lupa membungkuk hormat. Mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim di balik layar. Mulai dari panitia, petugas pendamping, tim medis yang begadang, aparat keamanan, hingga relawan yang menjaga jemaah sejak berangkat sampai pulang.
Selamat datang kembali para haji dan hajjah Kota Batu. Selamat kembali bertugas Wali Kota Nurochman. Di meja kerja Anda, tantangan pembangunan kota dan bursa birokrasi sudah menanti untuk dieksekusi bersama semangat baru dari Tanah Suci. (Ananto Wibowo/Ra Indrata)




