Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Mengatasi Gunung Gundul Melalui Aeroseeding

Malang – Aeroseeding adalah reboisasi dengan menabur benih melalui pesawat terbang atau helikopter. Cara ini untuk memulihkan dan memperbaiki lahan yang terdegradasi. Juga untuk lahan-lahan gundul di pegunungan dengan medan yang terjal dan sulit dijangkau.

Beberapa gunung di jatim kini kondisinya memperihatinkan. Hutannya gundul, sehingga harus direboisasi. Aeroseeding saat ini merupakan waktu yang tepat. Karena musim hujan, sehingga meningkatkan persentase benih yang tumbuh.

Baca Juga ----------------------------

Terkait ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jatim, Danlanud Abd Saleh, serta Kadivre Perhutani Jatim, melakukan aeroseeding di beberapa lahan gundul dengan medan terjal, akhir pekan lalu.

Gubernur akan terus berupaya menyebarkan benih tanaman secara aeroseeding di musim hujan. Kondisi alam yang seperti di Jatim ini harus dijaga dengan baik. Salah satunya melalui revegetasi, dan tidak melakukan penebangan liar. Namun, melakukan gerakan menanam.

Aeroseeding menjadi metode paling tepat dalam melakukan revegetasi lingkungan, khususnya di daerah yang sulit untuk dijangkau jalur darat, misal seperti di kawasan pegunungan,” jelasnya.

Aeroseeding yang dilakukannya itu untuk menghemat tenaga dan waktu. Karena wilayah hutan yang tumbuh akibat kegitan itu juga berfungsi sebagai penyaring dan penyerap air ke dalam tanah. Sekaligus penghambat derasnya laju permukaan air.

Ketika itu sebanyak 3,5 ton bibit ditabur di kawasan Gunung Arjuno, Gunung Wilis, dan Gunung Kawi. Jenis benih yang tabur antara lain, sengon (varietas buto dan tekik), asam, wadang, trengguli, suren, trembesi klerek, saga, indigofera, jati, mahoni, spathodea, akasia, sirsat, matoa, jambu, kelengkeng, nangka, vertiver, lamtoro, dan maesopsis.

Melalui aeroseeding, revegatasi diharapkan dapat mengurangi potensi bencana di musim hidrometeorologi seperti saat ini. Khofifah menambahkan, revegetasi melalui aeroseeding ini akan dirasakan manfaatnya beberapa tahun ke depan. Benih yang disebar akan tumbuh besar dan menjadi pondasi kuat untuk meminimalisir terjadinya longsor dan banjir saat hujan.

Rehabilitasi hutan juga dilakukan melalui beberapa kegiatan. Seperti reboisasi, pemeliharaan, pengayaan tanaman, atau penerapan teknik konservasi tanah secara vegetatif pada lahan kritis dan tidak produktif. Untuk mewujudkan upaya itu, Gubernur Jatim melalui surat No 360/098/208.2/2020 tanggal 20 Januari 2020, meminta semua pihak untuk menyumbangkan benih atau biji kepada Pemprov Jatim, melalui BPBD Jatim.(nyk/ekn) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021, Korem 083/Bdj beserta Kodim 0833/Kota Malang secara serentak melaksanakan Bakti sosial berupa...

headline

Malang Post- Soal kasus rombongan “Gowes”  Walikota Malang, Sutiaji dan jajaran OPD ke Pantai Kondang Merak, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang Minggu (19/9) lalu, memang sudah...

Malang Raya

Malang Post – Bupati Malang Drs HM Sanusi MM pernah menjanjikan akan memberikan dana ekstra kepada 378 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Malang sebanyak...

Malang Raya

Malang Post – Stiker Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta tulisan ajakan memakai masker terpampang jelas di mobil dinas milik...

News

Malang Post — Kabar duka dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang, Kamis (23/9/2021) sore. Seorang mahasiswa semester akhir, tewas akibat mengalami kecelakaan di Bululawang....

Pendidikan

Malang Post — Dinas Pendidikan Kabupaten Malang melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar training of trainer (TOT) bagi guru PAUD.  Temanya:...

Malang Raya

Malang Post — Angin kencang, Kamis (23/9/2021) jelang petang menghempas wilayah Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Satu rumah rusak berat sementara 5 lebih lainnya...

Pendidikan

Malang Post — Pengabdian kepada masyarakat, bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan seluruh dosen di Indonesia. Termasuk dosen Universitas Negeri Malang melalui Lembaga...