Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

PPS Wajib Ganti Masker Tiga Kali

DI SIDOARJO: Gubernur Jawa Timur saat memimpin rapat koordinasi terkait Pilkada serentak yang akan dimulai hari ini.( Foto: Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur)

Sidoarjo – Menjelang hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, di 19 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta agar semua pihak, memperhatikan serius disiplin protokol kesehatan (Prokes). Salah satunya dengan meminta para saksi dari pasangan calon, juga melakukan rapid test serta pergantian masker, bagi Petugas Pemungutan Suara (PPS).

Hal tersebut disampaikan Khofifah, pada rapat koordinasi Desk Pilkada Provinsi Jatim, bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

Baca Juga ----------------------------

Juga ikut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Dr Mohammad Dhofir, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Choirul Anam, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Sidoarjo, Hudiyono, Kepala Kecamatan dan Kepala Puskesmas Se-Sidoarjo, di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Senin (12/8) malam kemarin.  

Dalam rapat tersebut, Gubernur mengharapkan semua pihak, harus betul-betul memperhatikan protokol kesehatan. Puskesmas juga diminta siap membantu rapid test, bagi petugas PPS. Juga untuk para saksi pasangan calon. Karena rapid test itu, saat ini belum masuk item persyaratan.

‘’Energi nakes (tenaga kesehatan, Red.) harus disiapkan. Kalau besok (hari ini, Red.) sudah terdeteksi ada beberapa yang reaktif, PPS nya harus sudah di ganti. Setelah reaktif pun kita harus turun. Saya sudah menyampaikan kepada Dinkes Provinsi Jatim, Kepala Biro Pemerintahan dan Polda Jatim, kalau hari ini (kemarin, Red.) saksi tidak masuk item yang dipersyaratkan, koordinasikan dengan pusat. Juga dilakukan koordinasi secara internal,’’ tegasnya.

Menurutnya, urusan kesehatan para saksi, bukan hanya urusan pasangan calon. ‘’Kita tidak bisa bilang kalau saksi urusan paslon. Ini urusan kemanusiaan. Kalau urusan kemanusiaan, monggo kalau misalnya rapid test-nya kurang, maka harus di rapid oleh Puskesmas,’’ ujarnya.

Rapid test untuk para saksi tersebut, guna mengantisipasi kejadian yang terkonfirmasi positif. ‘’Kalau satu orang terkonfirmasi positif, tidak terdeteksi karena OTG, lalu beliau ada di satu TPS dari pagi sampai dini hari, sangat mungkin (bisa menularkan). Bagaimana kemudian kalau ada hal yang tidak kita inginkan lalu terjadi,’’ ujarnya.

Dikatakannya, perhatian terhadap pelaksanaan disiplin protokol kesehatan, termasuk rapid test para saksi, menjadi tugas bersama. ‘’Maka atas nama khifdun nafsi, atas nama perlindungan nyawa, perlindungan jiwa, maka kita menolong bersama-sama,’’ ujarnya.

Tidak hanya soal rapid test untuk para saksi paslon, Gubernur Khofifah juga meminta semua pihak memperhatikan dan melaksanakan pergantian masker bagi PPS. Mereka bertugas selama 12 jam, yang menurut aturan prokes, harus ganti masker tiga kali.

‘’Saya menghitung kalau 12 jam, maka masker harus ganti tiga kali. Para dokter dan kepala puskesmas, saya juga akan menugaskan Tagana untuk keliling. Kalau ada yang ngantri kok tidak bermasker, saya ingin kita saling memberikan support. Meskipun per TPS ada stok maskernya, belum tentu petugasnya memperhatikan bahwa empat jam maksimal harus ganti masker,’’ katanya.

‘’Bisa dibayangkan, kalau tidak ganti masker, setelah itu di pakai minum dan di pakai makan, yang muslim ada wudhunya, ini semuanya kita jaga seminimal mungkin. Apa yang bisa menjadikan penyebab kemungkinan orang terkonfirmasi atau tertular,’’ tegasnya. (*rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

News

Malang Post —  Musibah menimpa karyawan Koperasi Simpan Pinjam Delta Surya Purnama cabang Purwosari Pasuruan. Rabu (15/9/2021) siang di Jl Raya Songsong Ardimulyo Singosari...

Malang Raya

Malangpost – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memantau langsung vaksinasi untuk warga Kelurahan Gading Kasri dan pedagang Pulosari. Sofyan Edi hadir...

Malang Raya

Malang Post — Dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali mencuat.  Kali ini di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Malang Corruption Watch (MCW)...

Pendidikan

Malang Post — Ratusan siswa-siswi SMPN 01 Donomulyo Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolahnya. Ini dilakukan untuk membentengi diri dari paparan virus Covid-19 dan...