MALANG POST – Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) bekerja sama dengan SDN 2 Dinoyo, Kota Malang, menggelar seminar dan edukasi bertajuk “Digital Parenting: Bijak Menggunakan Gadget Bersama Anak”. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk membekali orang tua dengan strategi mendampingi anak beraktivitas di dunia digital secara aman dan sehat.
Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya (UB) bekerja sama dengan SDN 2 Dinoyo, Kota Malang, menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa seminar bertajuk “Digital Parenting: Bijak Menggunakan Gadget Bersama Anak”.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis orang tua dalam mendampingi anak menggunakan gadget secara aman, sehat, dan bertanggung jawab, sehingga teknologi digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Selain memperoleh pemaparan materi mengenai pentingnya peran orang tua di era serbadigital, para peserta juga diperkenalkan dengan Buku Saku Digital Parenting. Buku rujukan tersebut disusun oleh tim dosen Departemen Psikologi FISIP UB, yakni Naila Kamaliya, S.Psi., M.Psi., Psikolog; Faizah, S.Psi., M.Psi., Psikolog; serta Ulifa Rahma, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Materi utama dalam buku saku tersebut dipaparkan langsung oleh Naila Kamaliya. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa pendampingan orang tua di era digital tidak cukup sekadar membatasi durasi penggunaan perangkat elektronik.

“Orang tua perlu terlibat secara aktif dalam memahami aktivitas digital anak, mendampingi mereka saat menggunakan perangkat, serta mengajarkan keterampilan keamanan digital yang sesuai dengan tahap perkembangan usia anak,” jelas Naila, Rabu (22/7/2026).
Menurut Naila, anak-anak saat ini merupakan bagian dari generasi digital native yang tumbuh bersama pesatnya kemajuan teknologi. Oleh karena itu, orang tua diharapkan mampu mengambil peran sebagai pendamping yang aktif dan komunikatif, bukan sekadar pengawas yang pasif. Dengan pola pendampingan yang tepat, gadget justru dapat dimanfaatkan sebagai media belajar interaktif yang mendukung perkembangan anak secara positif.
Seminar berlangsung interaktif dan mendapat respons antusias dari puluhan wali murid. Selain pemaparan materi, kegiatan diisi dengan sesi diskusi dua arah. Acara dipandu oleh mahasiswa Psikologi UB, Jocelyn Aurelia Panjaitan, yang sukses menghidupkan suasana diskusi secara hangat.
Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, para orang tua diminta mengimplementasikan panduan dalam Buku Saku Digital Parenting selama satu minggu di rumah dengan pemantauan berkala dari tim pengabdian UB.
Beberapa aksi nyata yang diterapkan meliputi penyusunan kesepakatan bersama anak terkait durasi penggunaan gadget, penentuan jenis konten yang aman diakses, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi di dunia maya.
Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi UB. Melalui kemitraan strategis bersama lembaga pendidikan dasar, Prodi Psikologi UB berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga di era digital. (M. Abd. Rachman Rozzi / Januar Triwahyudi)




