HADIR: Jajaran pimpinan dan pengelola program studi FE UIN Malang hadiri Awareness Akreditasi Internasional ACQUIN, Kamis (16/7/2026). (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Jajaran pimpinan dan pengelola program studi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, mengikuti agenda Awareness Akreditasi Internasional ACQUIN, pada Kamis (16/7/2026). Bertempat di Ruang Sidang Lantai 5 Gedung Rektorat dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ini, ditujukan untuk mematangkan penyelarasan dokumen akademik dan kurikulum 11 prodi lintas fakultas, menuju standardisasi pendidikan tinggi tingkat global.
Jajaran pimpinan dan pengelola program studi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menghadiri agenda Awareness Akreditasi Internasional ACQUIN pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ini berlangsung di Ruang Sidang Lantai 5 Gedung Rektorat.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Malang, Prof. Drs. H. Basri, M.A., Ph.D. Kehadiran Fakultas Ekonomi dalam forum ini diwakili oleh jajaran dekanat, para pengelola program studi (prodi), serta Kepala Bagian Tata Usaha.
Dalam skema penstandardan skala global ini, program studi di bawah naungan Fakultas Ekonomi masuk ke dalam klaster Islamic Law, Islamic Economics, Theological Studies, and Applied Science. Klaster ini digabungkan bersama program studi terkait dari Fakultas Syariah, Pascasarjana, serta Fakultas Sains dan Teknologi, dengan total keseluruhan mencapai 11 program studi yang akan diases secara komprehensif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi terkait kesiapan institusi menuju akreditasi internasional ACQUIN. Sesi ini menghadirkan pakar penjaminan mutu, Prof. Dr. rer. nat. Abdurrouf, S.Si., M.Si., sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas kriteria instrumen penstandaran internasional serta poin-poin krusial yang harus disiapkan oleh tiap unit kerja tingkat fakultas.
Usai pemaparan materi selesai, agenda dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) yang dipandu langsung oleh tim internal Lembaga Penjaminan Mutu UIN Malang. Pada sesi kerja kelompok ini, perwakilan fakultas mulai menyisir kesesuaian dokumen akademik, penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), hingga pemenuhan borang penunjang yang dibutuhkan dalam proses penilaian.
Melalui keikutsertaan aktif dalam awareness dan bimbingan teknis ini, Fakultas Ekonomi bersama prodi lain yang tergabung dalam klaster siap melakukan akselerasi dan perbaikan mutu berkelanjutan. Langkah nyata ini diharapkan dapat mempercepat capaian universitas dalam memperluas rekognisi akademik Kampus Ulul Albab di kancah global. (*/Eka Nurcahyo)




