GAGAL: Mobil Honda Jazz yang berhasil dicuri DAF, tapi belum sempat dijual, berhasil diamankan petugas. (Foto: Humas Resma)
MALANG POST – Tim gabungan Unit Opsnal Satreskrim Polres Malang bersama Unit Reskrim Polsek Sumberpucung dan Polsek Jabung, meringkus seorang pemuda berinisial DAF (22) setelah diduga nekat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas), terhadap seorang perempuan di wilayah Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (2/7/2026). Penangkapan tersangka yang sempat viral di jagat maya ini, dilakukan petugas secara kilat tepat saat pelaku hendak menjual mobil Honda Jazz putih hasil rampokan senilai Rp200 juta milik korban.
Kejahatan itu sering kali tidak butuh perencanaan yang rumit. Cukup memanfaatkan satu detik kelengahan korbannya, maka ruang bagi iblis pelaku kriminal langsung terbuka lebar. Pintu gerbang terbuka, pintu depan tak terselot, urusannya bisa berubah menjadi horor tengah malam.
Kelengahan fatal itulah yang mengundang petaka di Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Minggu (21/6) dini hari, suasana sebuah rumah senyap. Sang pemilik rumah, seorang perempuan, sedang terlelap. Dia merasa aman. Padahal, petaka besar sedang melangkah mendekat di halaman depan. Pintu gerbang dan daun pintu utamanya luput dari kuncian. Plong.
Kondisi blong ini diendus oleh DAF. Pemuda berusia 22 tahun itu melangkah masuk tanpa hambatan. Begitu posisinya berada di dalam kamar, DAF langsung bertindak brutal. Korban yang terbangun kaget tidak diberi kesempatan menjerit. Pelaku menyekap mulut dan wajah korban menggunakan lakban penutup.
Tidak sampai di situ. Sebilah senjata tajam ditempelkan ke leher korban disertai ancaman pembunuhan. Korban gemetar. Goresan besi tajam itu bahkan sempat melukai kulit lehernya. Di bawah tekanan maut, DAF menguras harta berharga: uang tunai digondol, kunci beserta dokumen kendaraan dirampas.
Pelaku kemudian tancap gas. Membawa kabur satu unit mobil Honda Jazz berwarna putih gres milik korban. Total kerugian materiil ditaksir meroket hingga angka Rp200 juta. Jagat media sosial di Bumi Arema pun langsung gempar. Viral. Netizen riuh menuntut keadilan.
Di sinilah reputasi tim buru sergap Polres Malang dipertaruhkan. Mereka harus bergerak lebih cepat dari obrolan warganet.

TKP: Ini tempat tidur inilah, korban disekap oleh DAF, sebelum harta bendanya dikuras. Termasuk satu unit mobil. (Foto: Humas Resma)
Penyelidikan maraton digulirkan. Petunjuk di lapangan dikumpulkan. Hasilnya manis. Tim gabungan polisi berhasil mendeteksi kepulan asap pelarian kendaraan. Ciri-ciri mobil Honda Jazz putih yang identik dengan milik korban terpantau melintas di area Kecamatan Jabung.
Informasi berharga itu langsung dikunci. Polisi mengendus satu rencana lanjutan dari pelaku: mobil curian itu hendak segera dilego ke pasar gelap. Uang hasil penjualan mau dinikmati.
Aparat bergerak mendahului langkah pelaku. Skuad gabungan mengepung sebuah rumah kos di kawasan Sumberpucung yang menjadi tempat persembunyian DAF. Penggerebekan dilakukan tanpa drama. DAF tak berkutik. Dia ditangkap bersama armada Honda Jazz putih yang belum sempat berpindah tangan.
Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, membenarkan keberhasilan operasi pembongkaran kasus kekerasan ini. Seluruh perkakas kejahatan pelaku kini sudah dijajar di atas meja barang bukti.
“Tim gabungan bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Sumberpucung berikut barang bukti kendaraan milik korban,” terang Budiono, Kamis (2/7).
Selain mobil dan STNK, polisi menyita BPKB asli, sisa lakban, kain, serta selimut yang dipakai pelaku untuk membekap korban. Motif DAF benderang: menguasai aset berharga dengan cara melumpuhkan fisik korban secara paksa.
Kini, petualangan kejam DAF resmi berakhir di sel tahanan. Penyidik menjeratnya menggunakan pasal berlapis terkait pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya tegas: maksimal sembilan tahun kurungan penjara.
Penyidikan belum ditutup. Korps baju cokelat masih terus melakukan pendalaman tajam untuk menelusuri jaringan penadah atau kemungkinan keterlibatan DAF dalam aksi pembobolan serupa di wilayah hukum lain.
Rantai pelarian sudah diputus, tersangka sudah berbaju oranye, dan Honda Jazz putih sudah diamankan. Sekarang tinggal kedisiplinan warga yang diingatkan: sebelum merebahkan kepala di atas bantal, sudahkah Anda memastikan seluruh selot pintu rumah terkunci dengan kokoh malam ini? (HmsResma / Ra Indrata)




