MALANG POST – Manajemen Lippo Plaza Batu, secara resmi menggelar aksi kepedulian sosial keagamaan dengan membagikan 320 paket daging kurban premium berbonus minyak goreng gratis, dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kawasan halaman mal, Kamis (28/5/2026). Langkah taktis yang dipimpin langsung oleh Mall Director Lippo Plaza Batu, Agus Saputera, ini sengaja memprioritaskan ratusan pengemudi ojek online (ojol), serta warga kurang mampu di Kelurahan Temas dan Kelurahan Sisir. Guna mempererat kemitraan ekonomi sekaligus merajut hubungan batin dengan lingkungan yang bersinggungan langsung dengan aktivitas bisnis pusat perbelanjaan terbesar di Kota Batu tersebut.
Menjalankan bisnis pusat perbelanjaan modern, di daerah wisata seperti Kota Batu itu tidak boleh egois. Tidak boleh hanya memikirkan target omzet tenant, jumlah kunjungan pelancong, atau biaya sewa gerai yang masuk ke kas manajemen.
Pusat perbelanjaan yang cerdas harus memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Mereka wajib merawat ekosistem di sekelilingnya.
Logika kemitraan organik inilah yang diterapkan oleh Mall Director Lippo Plaza Batu, Agus Saputera. Menyambut momentum Hari Raya Iduladha tahun ini, dia tidak mau manajemennya hanya menjadi penonton di tengah kegembiraan umat.
Kamis pagi tadi, sebuah pemandangan hangat terlihat di area lobi mal. Bukan antrean konsumen yang memburu diskon baju baru, melainkan barisan jaket hijau para pengemudi ojol yang mengantre tertib.
Agus Saputera sengaja membalik pakem pembagian kurban pada umumnya. Jika tempat lain menyembelih sapi hidup utuh yang isinya campur-aduk antara tulang, otot, dan jeroan, Lippo Plaza Batu memilih jalan yang berbeda. Lebih praktis. Lebih premium.
“Kami tidak mau repot membagikan tulang yang dagingnya tipis. Kali ini manajemen sengaja memesan khusus daging sapi murni pilihan langsung dari tempat pemotongan profesional.”
“Jadi, saat masyarakat dan teman-teman ojol menerima paket ini, di dalamnya benar-benar 100 persen daging utuh, tanpa campuran jeroan atau tulang,” ujar Agus Saputera semringah, Kamis (28/5/2026).

SALURKAN: Lippo Plaza Batu saat menyalurkan ratusan paket daging hewan kurban kepada masyarakat dan ojol. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Tidak hanya berhenti di urusan mutu daging. Manajemen Lippo Plaza Batu paham betul arti kata tulus dalam memberi.
Di dalam bungkusan ramah lingkungan itu, mereka menyisipkan bonus: satu botol minyak goreng kemasan. Tujuannya mulia: agar begitu sampai di rumah, para penerima tidak perlu pusing lagi mengeluarkan uang belanja untuk membeli minyak. Daging kurban premium itu bisa langsung dieksekusi di atas wajan, dimasak, dan dinikmati bersama anak istri tercinta.
Keputusan Agus mendahulukan barisan ojol dalam daftar antrean kupon juga lahir dari analisis kemanusiaan yang mendalam.
Anda sudah tahu: di saat mayoritas warga kota bisa libur, bersantai, dan makan besar bersama keluarga di rumah saat hari raya, para petarung aspal berkostum hijau ini justru harus tetap memutar gas di jalanan. Mereka tetap “narik” demi mengejar rupiah.
“Teman-teman ojol ini adalah bagian dari urat nadi roda ekonomi tenant-tenant di dalam mal. Mereka yang selama ini bekerja keras mengantarkan pesanan makanan dan barang secara cepat ke tangan konsumen.”
“Karena di hari raya ini mereka tetap bekerja melayani publik, maka distribusi paket kurban sengaja kami prioritaskan untuk ojol terlebih dahulu. Biar setelah menerima daging, mereka bisa langsung lanjut bekerja lagi dengan tenang,” urai Agus logis.
Siasat distribusi agar tidak meleset dari sasaran pun dirancang dengan matang. Manajemen enggan menggunakan sistem bagi-bagi spontan yang rawan memicu kericuhan massa.
Untuk kluster warga, Lippo Plaza Batu menggandeng ketua RT di lingkungan terdekat seperti Kelurahan Temas dan Sisir. Merekalah yang memegang data riil siapa warga miskin yang paling berhak disuntik pasokan protein hewani ini. Sementara untuk kluster ojol, kupon diserahkan rapi melalui perwakilan ketua komunitas masing-masing.
Aksi perluasan jangkauan Corporate Social Responsibility (CSR) ke area eksternal ini menjadi bukti nyata bahwa Lippo Plaza Batu ingin naik kelas. Mereka ingin kehadirannya tidak hanya dipandang sebagai bangunan beton tempat berbelanja, melainkan menjelma menjadi tetangga yang baik, yang mau mengulurkan tangan saat hari raya tiba.
Berbagi kebahagiaan itu sebenarnya sederhana jika dikelola dengan manajemen yang berhati bersih. Lippo Plaza Batu hari ini sukses membuktikannya lewat 320 paket daging tanpa tulang dan sebotol minyak goreng.
Ketika malam merayap di langit Kota Batu, kepulan asap aroma gulai dan sate dari dapur rumah para driver ojol dan warga Temas mengangkasa, membawa serta doa-doa baik untuk keberlangsungan mal.
Hukum bisnis modern telah mewujud jadi kesalehan sosial yang indah: ketika Anda merawat ekosistem sekitar dengan tulus, maka ekosistem itulah yang akan menjaga bisnis Anda tetap hidup dan berkah. Selamat merayakan Iduladha! (Ananto Wibowo/Ra Indrata)




