MALANG POST – Ikatan Alumni Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (IATI), sukses menggelar agenda Graduation Super Mentorship & Halal Bihalal IATI 2026 di Showroom BYD Haka Bintaro, Sabtu (2/5/2026).
Acara bertajuk “Dulu, Kini, Nanti: Satu Ikatan Teknik Industri” ini, mempertemukan tokoh industri nasional dengan para alumni muda, untuk membedah strategi navigasi karier dan kolaborasi teknologi di tengah disrupsi global.
Navigasi Karier: Sadar dan Keluar dari Zona Nyaman
Sebagai tuan rumah sekaligus pembicara utama, CEO BYD Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menekankan pentingnya kesadaran penuh, dalam menentukan arah profesi.
Alumni TI-ITB angkatan 1992 ini berbagi perspektif, bahwa kesuksesan tidak lahir dari jalur tunggal. Melainkan dari keberanian menghadapi tantangan.
“Yang terpenting adalah membuat pilihan secara sadar dan selaras dengan tujuan pribadi.”

CEO BYD Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin. (Foto: BYD Haka Auto for Malang Post
“Proses berkembang sering kali menuntut kita untuk berani keluar dari zona nyaman,” ujar Hariyadi di hadapan ratusan peserta.
Ia juga mengingatkan para talenta muda, di tengah kompetisi yang ketat, kerendahan hati (humility) dan semangat belajar sepanjang hayat tetap menjadi fondasi utama kesuksesan jangka panjang.
Kolaborasi Manusia dan Teknologi AI
Diskusi panel tersebut semakin dinamis, dengan hadirnya tokoh-tokoh papan atas. Seperti Country Director Google Indonesia, Veronika Utami (TI-ITB ’00) dan Managing Director & Senior Partner BCG, Edwin Utama (TI-ITB ’95).
Fokus pembicaraan menyoroti masifnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Meski AI diprediksi mengubah lanskap kerja secara total, para panelis sepakat bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak akan pernah tergantikan oleh mesin.

Hariyadi memandang, masa depan industri akan didominasi oleh individu yang mampu mengolaborasikan pemahaman teknologi dengan empati, kreativitas, serta tujuan (purpose) yang jelas.
Sinergi untuk SDM Indonesia
Agenda ini dibuka dengan keynote speech dari Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D. (TI-ITB ’93).
Kehadiran Menaker mempertegas, sinergi antara akademisi, organisasi alumni dan pelaku industri seperti Haka Auto, sangat krusial dalam menciptakan ekosistem pertumbuhan talenta yang berkelanjutan di Indonesia.
Melalui dukungan penuh terhadap kegiatan ini, Haka Auto kembali menunjukkan komitmennya.
Perusahaan tidak hanya berfokus pada solusi mobilitas berkelanjutan, melalui lini kendaraan listrik BYD. Tetapi juga berperan aktif sebagai katalisator pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tanah air. (Ra Indrata)




