MALANG POST – Lonjakan kunjungan wisata selama libur Lebaran di Jawa Timur tak hanya memicu tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga membuat aparat kepolisian tetap menjaga kewaspadaan. Meski Operasi Ketupat Semeru 2026 telah resmi berakhir, pengamanan aktivitas masyarakat dipastikan tetap berjalan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).
Hal itu ditegaskan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto saat meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Batu, kemarin. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memastikan situasi keamanan dan kelancaran aktivitas wisatawan tetap terjaga di tengah meningkatnya arus kunjungan.
Nanang menjelaskan, pasca operasi pengamanan Lebaran, aktivitas masyarakat masih cukup tinggi. Selain arus balik yang belum sepenuhnya selesai, destinasi wisata juga masih dipadati wisatawan yang memanfaatkan sisa masa libur panjang.
“Pasca Operasi Ketupat Semeru, masih terdapat aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, baik arus balik maupun wisata. Oleh karena itu, pengamanan tetap kami lanjutkan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD,” ujarnya.

CEK WISATA: Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto saat melakukan pengecekan ke sejumlah destinasi wisata unggulan Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Data Polda Jawa Timur menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada sektor pariwisata. Selama periode libur Lebaran tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan tercatat meningkat sekitar 31 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, pergerakan masyarakat pada arus mudik dan balik juga mengalami kenaikan sekitar 21 persen.
Menurut Nanang, peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas masyarakat berlangsung dinamis sekaligus menjadi tantangan bagi aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Hal ini menunjukkan aktivitas masyarakat berjalan dengan baik. Kami berharap kondisi ini tetap aman, tertib, dan terkendali,” imbuhnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Jatim didampingi pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Batu, Wali Kota Batu, serta sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait. Rombongan memantau langsung tiga destinasi wisata utama yang menjadi magnet kunjungan wisatawan selama libur Lebaran, yakni Jawa Timur Park 2, Museum Angkut dan Jawa Timur Park 3.
Ketiga lokasi tersebut dikenal sebagai pusat konsentrasi wisatawan di Kota Batu. Karena itu, pengamanan difokuskan pada sejumlah aspek penting, mulai dari pengaturan arus lalu lintas menuju kawasan wisata, pengawasan di dalam area objek wisata, hingga koordinasi intensif dengan pengelola destinasi dan instansi terkait.
Kapolda menegaskan, meskipun operasi khusus telah berakhir, seluruh personel kepolisian tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan agar aktivitas wisata maupun perjalanan masyarakat tetap berlangsung aman dan lancar.
“Kami pastikan seluruh personel tetap siap memberikan pelayanan dan pengamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” tegasnya.
Nanang juga mengingatkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, pengelola wisata, serta masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat libur panjang. (Ananto Wibowo)
“Dengan kolaborasi semua pihak, kita harapkan situasi kamtibmas di Jawa Timur tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.




