MALANG POST – Tim dari Departemen Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih Hak Cipta setelah mengembangkan Modul Pelatihan Manajemen Stres dan Regulasi Emosi (PRIMA) sebagai upaya penguatan kesehatan mental berbasis pendekatan praktik.
Modul PRIMA ini dikembangkan oleh Yuli Rahmawati, Fatiya Halum, Elmy Bonafita dan Ziadatul Hikmiah dari tim dosen Psikologi FISIP UB, serta Dea Nurul yang merupakan mahasiswa aktif Psikologi FISIP UB.
Hak cipta bernomor 001146503 ini akan berlaku selama 50 tahun sejak ciptaan ini pertama kali diumumkan.
Lebih lanjut, Modul PRIMA ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan kelompok pekerja dalam memahami, mengidentifikasi sumber, dan menerapkan strategi pengelolaan stres melalui keterlibatan aktif para peserta pelatihan.
Anggota tim penyusun, Yuli Rahmawati S.Psi., M.Psi., Psikolog menjelaskan Modul PRIMA terbukti efektif setelah diujicobakan kepada 30 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan melalui kolaborasi bersama Indonesia Economic and Trade Office (IETO) Taipei.
Hasil uji coba pelatihan menunjukkan peserta menjadi lebih mampu dalam melakukan pengelolaan emosi dan stres akibat beban pekerjaan.
Yuli menyampaikan bahwa modul ini juga dirancang agar dapat diterapkan di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Keilmuan dan penelitian harus bisa diimplementasikan atau dikembalikan ke masyarakat agar mereka benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ke depannya, tim pengembang berharap agar modul PRIMA dapat menjadi pedoman dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang bertemakan tentang kesehatan mental, sehingga modul dapat diaplikasikan kepada masyarakat secara luas. (*/M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




