ULTAH: Bupati Sanusi bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang, saat melaunching logo hari jadi ke-1265 Kabupaten Malang, di Pendopo Agung, Sabtu (20/9/2025). (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
MALANG POST – Prasasti Dinoyo menyebutkan peresmian tempat suci (Kerajaan Kanjuruhan) pada Jumat Legi tanggal 1 Margasirsa 682 Saka. Bila diperhitungkan berdasarkan kalender kabisat, bertepatan dengan 28 November 780. Yang kemudian menjadi patokan hari jadi Kabupaten Malang.
Untuk memperingati Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang, Sabtu (20/9/2025) kemarin, Bupati Malang, HM Sanusi, me-launching Logo Hari Jadi. Sekaligus meresmikan Gedung Malang Tourism Gateway (MTG), di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Hari Jadi Kabupaten Malang, adalah momentum yang sangat berharga. Lebih dari 12 abad lamanya, Kabupaten Malang telah melalui berbagai dinamika sejarah. Mulai dari kejayaan peradaban kerajaan di masa lalu, masa kolonial, hingga perjalanan panjang menuju pembangunan daerah modern yang kita rasakan saat ini.
Tema dan logo yang diangkat tahun ini, adalah: “Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan.”
Tema ini lahir dari kesadaran, pembangunan tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, pembangunan harus menghadirkan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat. Dari desa hingga kota, dari pelaku usaha besar hingga UMKM, dari generasi tua hingga generasi muda.
“Logo yang kita launching hari ini (Sabtu, Red.) secara garis besar melambangkan perjalanan panjang Kabupaten Malang. Sekaligus optimisme kita untuk terus bergerak maju.”
“Logo ini bukan hanya sekadar simbol visual. Logo ini adalah cerminan dari identitas, semangat dan cita-cita kita bersama.”
“Saya berharap logo ini akan menjadi perekat semangat kebersamaan, pemantik inovasi dan simbol persatuan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang, dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang,” tutur Abah Sanusi, sebutan akrab Bupati Malang.
Kabupaten Malang sendiri, dianugerahi kekayaan alam yang indah, budaya yang luhur, serta sejarah yang bernilai tinggi. Saat ini, Kabupaten Malang memiliki sekitar 293 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di berbagai wilayah.
“Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga akan meresmikan Gedung Malang Tourism Gateway (MTG), sebagai pusat layanan terpadu dan terdepan yang menghubungkan wisatawan dengan seluruh pesona pariwisata kita.”
“Harapannya, dengan kehadiran Malang Tourism Gateway ini, dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan Kabupaten Malang. Baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” tuturnya.
Kehadiran Malang Tourism Gateway, imbuh Abah Sanusi, akan memperkuat posisi Kabupaten Malang sebagai destinasi unggulan nasional bahkan internasional. Serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

SILATURAHMI: Pj Sekda Kabupaten Malang, ketika memimpin langsung sarasehan media di peringgitan, Pendopo Agung Kabupaten Malang. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
Prosesi peluncuran logo, ditandai dengan penekanan tombol di layar, sebagai penanda dimulainya rangkaian peringatan hari jadi yang meriah.
Selanjutnya, Bupati Malang bersama Kapolda Jawa Timur, Wali Kota Malang dan tamu VIP lainnya turut serta dalam prosesi pemasangan stiker kendaraan Jeep Bromo Tengger Semeru yang telah diasuransikan.
Kegiatan ini semakin memeriahkan suasana dan menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyambut hari jadi Kabupaten Malang.
Sedangkan peresmian Malang Tourism Gateway (MTG), ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Malang. Peresmian ini menjadi salah satu highlight dalam rangkaian acara hari jadi, menandai komitmen Kabupaten Malang dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Setelah itu, Bupati Malang, Kapolda Jawa Timur, dan jajaran tamu VIP lainnya bersiap untuk berangkat offroad.
Offroad ini dilepas oleh Wali Kota Malang, menjadi puncak acara yang penuh dengan keseruan dan petualangan. Rangkaian acara ini menunjukkan semangat dan antusiasme masyarakat Kabupaten Malang dalam merayakan hari jadinya yang ke-1265.
Pada pagi hari sebelum launching logo hari jadi, digelar sarasehan dengan media massa, di peringgitan Pendopo Agung. Diikuti media dari berbagai platform dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Malang.
Sarasehan dipimpin langsung Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Tomie Herawanto dan menjadi ajang silaturahim untuk membangun kerja sama yang lebih erat, antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan insan pers.
Sarasehan ini, kata Tomie, untuk menciptakan komunikasi yang baik antara pemerintah dan media. Serta menjadi langkah preventif untuk menghindari kesalahpahaman dalam penyampaian informasi.
“Dengan kerja sama yang solid, kami berharap bisa menjadi mitra yang efektif dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Malang.”
“Kami ingin acara ini rutin digelar, untuk menunjukkan komitmen Pemkab Malang, dalam transparansi dan kerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk media massa, dalam menyambut hari jadi yang bersejarah ini,” tegas Kepala Bappeda Kabupaten Malang ini. (*/Ra Indrata)




