PETERNAK: Kepala BULOG Cabang Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, secara simbolis menerima telur dari peternak di Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional dan BUMN Pangan, memperkuat ekosistem peternakan rakyat, dengan menyalurkan 180 ton jagung pakan SPHP murah, serta mengucurkan program penyerapan telur ayam senilai Rp30 miliar di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Kamis (5/11/2026).
Upaya menjaga ketahanan pangan nasional, serta mengamankan kelangsungan hidup para peternak mikro, terus dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan.
Pada Kamis (5/11/2026), jajaran pimpinan kementerian dan BUMN pangan, berkumpul di kawasan sentra peternakan rakyat Jawa Timur.
Pemerintah menggelar aksi kolaboratif bertajuk Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Hajatan besar ini, mempertemukan kementerian teknis, lembaga pangan, serta ratusan perwakilan peternak ayam petelur skala mikro.
Tujuannya sangat tegas: memotong jerat tingginya biaya pakan, sekaligus memberikan garansi pasar penyerapan hasil produksi telur.
Langkah ini menyambungkan perlindungan rantai pasok pangan dari sisi hulu, hingga ke hilir secara berkelanjutan.
Dalam giat tersebut, pemerintah meluncurkan penyerahan simbolis bantuan pakan jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sebanyak 180 ton.
Bantuan jagung murah tersebut disalurkan secara merata kepada 18 perwakilan koperasi peternak mikro di wilayah Blitar.
Sedangkan khusus untuk BULOG Kantor Cabang (Kancab) Malang, yang mengelola ketahanan pangan di wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan Pasuruan Raya (Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan), sudah menyalurkan 75,17 persen bantuan pakan jagung SPHP, kepada 14 asosiasi dan koperasi di wilayah kerjanya.
“Total target SPHP Jagung untuk BULOG Kantor Cabang (Kancab) Malang, sebanyak 17.415.500 kilogram. Hingga saat ini sudah tersalurkan 75,17 persen. Sisa realisasinya sebesar 4.324.200 kilogram,” jelas Kepala BULOG Cabang Malang, M. Nurjuliansyah Rachman.
Tak berhenti di situ, BULOG bersama ID FOOD mengumumkan program pembelian telur ayam dari peternak mikro, dengan nilai fantastis menyentuh Rp30 miliar.
Program penyerapan telur nasional ini, bakal digelontorkan secara bertahap hingga Desember 2026 mendatang.
Jagung Pakan Lima Ribu dan Komitmen Mentan
Melalui skema SPHP jagung pakan, Perum BULOG menyediakan pasokan komoditas jagung berkualitas dengan patokan harga khusus Rp5.000 per kilogram di pintu gudang BULOG.
Harga yang terjangkau ini, difungsikan untuk memangkas biaya operasional pakan, yang selama ini menyedot alokasi terbesar biaya produksi peternak.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan, negara hadir secara utuh mendampingi peternak rakyat.
Amran menyebut peternak mikro merupakan benteng vital kekuatan pangan nasional yang wajib dilindungi dari risiko kebangkrutan.
“Peternak mikro adalah bagian penting kekuatan pangan. Pemerintah hadir membangun ekosistem hulu-hilir melibatkan BUMN Pangan agar peternak makin kuat dan sejahtera,” tegas Mentan Amran Sulaiman, Kamis (5/11/2026).
Tanggung Jawab BULOG dan Dialog Tapak
Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan, pendampingan peternak mikro merupakan amanat konstitusional yang diemban BULOG.
Stabilitas pangan nasional tidak hanya diukur dari melimpahnya stok komoditas di pasar perbelanjaan, tetapi juga ditentukan oleh tingkat kesehatan ekonomi para produsen di tingkat tapak.
“BULOG memastikan peternak mikro tidak berjalan sendirian. Lewat SPHP Jagung dan sinergi pembelian telur, kami menjaga keberlanjutan produksi peternak sekaligus mengamankan stok pangan warga,” kata Ahmad Rizal.
Giat di Udanawu juga diisi dengan ruang dialog interaktif terbuka, antara pejabat pusat dan para peternak yang hadir secara tatap muka maupun daring.
Acara turut dihadiri Anggota Wantimpres Ida Bagus Purwalaksana, Wamentan Saleh Mustafa, Dirut ID FOOD Ghimoyo, serta Bupati Blitar Rijanto.
BULOG berjanji akan mengawal distribusi pakan jagung SPHP secara transparan dan tepat sasaran demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang berkeadilan. (Ra Indrata)




