SEKRETARIS Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Kehadiran SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Kecamatan Pagak diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan, tetapi juga mendorong perkembangan wilayah Malang Selatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyatakan siap mendukung program pemerintah pusat dalam pengembangan pendidikan dan pembentukan generasi Indonesia yang unggul. Dukungan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, saat menghadiri Open House Sekolah Unggulan Garuda Transformasi (SUGT) atau SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Sabtu (17/10).
Budiar hadir mewakili Bupati Malang, HM. Sanusi, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Mainhall Kampus Taruna Nusantara, Pagak, Kabupaten Malang. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Budiar menyampaikan apresiasi kepada para siswa SMP asal Kabupaten Malang dan Malang Raya yang mendapat undangan mengikuti kegiatan tersebut. Menurut dia, open house menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah sekaligus membuka wawasan mengenai pendidikan lanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Malang siap mendukung program pemerintah pusat dalam pengembangan pendidikan demi melahirkan generasi anak Indonesia yang hebat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Malang kepada Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Mayor Jenderal TNI (Purn.) M. Mahbub Junaedi, S.Sos., M.I.P., M.Han., serta Kasubbag Umum Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi Puslapdik Kemendikbudristek, Ratna Prabandari, S.Psi., M.Ed.
Budiar menjelaskan, Bupati Malang berhalangan hadir karena memiliki agenda lain. Meski demikian, Pemkab Malang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap keberadaan sekolah unggulan dapat membuka peluang program pendidikan yang lebih luas bagi daerah.
Bekal akademik dan karakter

Di hadapan para siswa SMP yang hadir, Budiar mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri apabila ingin melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara maupun sekolah unggulan lainnya.
Menurut dia, generasi muda perlu meningkatkan kemampuan akademik, mengembangkan karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di tingkat global.
Pengembangan talenta, penguatan ekosistem pendidikan, dan manajemen talenta juga dinilai penting untuk mendukung lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas.
Budiar berharap kegiatan open house dapat menjadi pintu awal bagi para pelajar dari Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu untuk mengenal lingkungan pendidikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang beserta peluang yang tersedia.
“Mari kita jadikan kegiatan Open House Sekolah Unggul Garuda Transformasi SMA Taruna Nusantara Kampus Malang sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat,” katanya.
Ia berharap pengembangan sekolah tersebut berkontribusi nyata dalam melahirkan generasi Indonesia yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tangguh dalam karakter, luas dalam wawasan, serta kuat dalam komitmen kebangsaan.
Pendidikan dan pembangunan Malang Selatan

Dalam kesempatan itu, Budiar juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan Pemkab Malang. Salah satunya pembangunan Kepanjen Convention Center yang diharapkan kelak dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, termasuk keluarga besar SMA Taruna Nusantara. Pemkab Malang juga membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman melalui kegiatan magang di perangkat daerah, seperti dinas, badan, dan kecamatan.
Budiar turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas berdirinya SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Jawa Timur. Menurut dia, keberadaan sekolah tersebut menjadi salah satu bagian dari perkembangan kawasan Malang Selatan.
Ia menyebut, Pemkab Malang memperoleh informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum mengenai rencana peningkatan ruas jalan pada trase sepanjang kurang lebih lima kilometer dari SMA Taruna Nusantara menuju Kepanjen.
Selain itu, Universitas Brawijaya disebut tengah membangun kampus baru di kawasan yang sama. Budiar menilai berbagai perkembangan tersebut berpotensi memperkuat akses pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah.
“Alhamdulillah, wilayah Malang Selatan sudah tumbuh berkembang. Sekolah rakyat yang sudah beroperasi kini memasuki angkatan kedua, dan bakal didirikan lagi Sekolah Nasional Terintegrasi yang masih dalam proses perizinan,” paparnya.
Ia juga menyampaikan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir Malang Selatan. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat nelayan, termasuk melalui penyediaan fasilitas pendukung seperti stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) khusus nelayan.
Pemkab Malang berharap pengembangan pendidikan, peningkatan infrastruktur, serta pembangunan fasilitas ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, keberadaan sekolah unggulan tidak hanya memberi manfaat bagi peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan wilayah Malang Selatan. (Nino Wiwantara/Ra Indrata)




