MALANG POST – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui payung program Creating Shared Value (CSV) Bakti BCA, menyelenggarakan aksi kemanusiaan bertajuk Gen-Z Berani Donor Darah, di Universitas Islam Malang (Unisma), guna menggugah kepedulian sosial generasi muda sekaligus membantu ketersediaan stok darah nasional, Rabu (14/10/2026).
Aksi kepedulian sosial di kalangan mahasiswa, kini dikemas semakin interaktif, edukatif, dan menyehatkan.
Melalui program Gen-Z Berani Donor Darah, Bakti BCA hadir mengetuk pintu Kampus Hijau Unisma Malang, pada Rabu (14/10/2026).
Ini menjadi gelaran ketiga bagi BCA merambah lingkungan perguruan tinggi secara berkelanjutan.
Bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, ajang donor darah ini mendapat antusiasme luar biasa, dari ratusan mahasiswa dan civitas akademika.
Ratusan kantong darah segar berhasil dihimpun, untuk langsung disalurkan kepada para pasien medis yang membutuhkan.

GIVE BLOOD: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), menyelenggarakan kegiatan donor darah Gen-Z di Universitas Islam Malang. (Foto: BCA for Malang Post)
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan, acara ini disiapkan khusus untuk memupuk jiwa empati anak muda.
Selain menolong sesama, donor darah rutin juga terbukti merangsang regenerasi sel darah baru, serta menjaga kesehatan jantung para pendonor.
“Kami ingin menumbuhkan semangat berbagi di kalangan Gen-Z. Donor darah adalah aksi sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi sesama sekaligus menyehatkan tubuh,” ujar Hera, Kamis (15/10/2026).
Mengejar Standar Kebutuhan WHO
Inisiatif Bakti BCA ini, sekaligus menjawab tantangan mendesak pemenuhan pasokan darah secara nasional.

DONOR DARAH: Mengacu data sejak 2016 hingga Oktober 2026, kegiatan donor darah yang BCA selenggarakan, telah mengumpulkan lebih dari 18.000 kantong darah. (Foto: BCA for Malang Post)
Mengacu standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal suatu negara adalah dua persen dari total populasi penduduk.
Dengan jumlah penduduk Indonesia yang kini menembus 280 juta jiwa, negeri ini membutuhkan sedikitnya 5,6 juta kantong darah setiap tahunnya.
BCA bersama Palang Merah Indonesia (PMI), terbukti konsisten menggelar agenda donor darah rutin dari tahun ke tahun.
Sejak 2016 hingga Oktober 2026, Bakti BCA tercatat sukses mengumpulkan lebih dari 18.000 kantong darah di berbagai wilayah.
Melihat antusiasme tinggi di Unisma, BCA berencana memboyong program Gen-Z Berani Donor Darah ke berbagai universitas terkemuka lainnya di tanah air.
Civitas akademika dan generasi muda memegang peran strategis dalam menyebarkan virus kebaikan serta kepedulian sosial ke lingkungan yang lebih luas.
“Kontribusi sederhana jika dilakukan bersama-sama akan menghadirkan dampak sangat besar bagi masyarakat,” pangkas Hera. (Ra Indrata)




