SIDAK: Anggota Polsek Pagak saat melaksanakan monitoring ketersediaan BBM di SPBU 54.651.84 Sumbermanjing Kulon, Kamis (15/10/2026). Terlihat sejumlah konsumen rela menunggu kedatangan pasokan BBM, yang tak kunjung datang di depan area SPBU. (Foto: Diky Prasetyo/Malang Post)
MALANG POST – Regu Patroli Polsek Pagak menggelar sidak ketersediaan pasokan BBM di SPBU 54.651.84 Dusun Krajan, Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Kamis (15/10/2026) siang, guna memastikan kelancaran distribusi serta mengantisipasi potensi penimbunan bahan bakar.
Jajaran Polsek Pagak, Polres Malang, menggelar inspeksi mendadak (sidak), guna memantau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun non-subsidi di SPBU 54.651.84 Dusun Krajan, Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Kamis (15/10/2026) siang.
Operasi pemantauan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut, dilaksanakan atas instruksi langsung Kapolsek Pagak, AKP Surdianto. Dua personel pengawasan, yakni AIPTU Indra dan BRIPTU Haqi Alma, diterjunkan langsung ke area SPBU untuk memverifikasi kondisi riil stok bahan bakar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan faktual di lokasi, ketersediaan BBM di SPBU tersebut, berada dalam kondisi kritis dan mengalami kekosongan pada beberapa jenis komoditas.
Untuk komoditas Pertalite (RON 90), pihak SPBU dijadwalkan menerima pasokan tangki sebanyak 8.000 liter pada hari ini. Namun kepastian estimasi waktu kedatangan armada truk tangki pengirim belum dapat dipastikan secara presisi.

Sementara untuk jenis Pertamax (RON 92), stok mengalami kekosongan total lantaran tidak menerima pasokan pengiriman dari armada distributor selama empat hari berturut-turut.
Adapun untuk komoditas Biosolar, dengan alokasi kuota harian sebesar 1.000 liter, persediaannya dinyatakan telah habis total diserap konsumen.
Sebagai informasi, SPBU 54.651.84 Sumbermanjing Kulon beroperasi secara normal selama 16 jam per hari, terhitung mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.
Kapolsek Pagak, AKP Surdianto, menyampaikan, rangkaian kegiatan pemantauan di lapangan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pihaknya berjanji akan mengintensifkan pemantauan secara berkala demi menjamin keandalan distribusi BBM sekaligus mencegah praktik penimbunan ilegal di wilayah hukumnya.
“Kegiatan pemantauan rutin ini kami tingkatkan untuk memastikan pasokan BBM terdistribusi secara lancar kepada masyarakat, sekaligus menutup celah terjadinya penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab,” ujar AKP Surdianto. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




