MALANG POST – Wali Kota Batu, Nurochman, menyalurkan bantuan insentif sosial dan paket sembako kepada warga disabilitas serta lansia kurang mampu di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (13/10/2026), guna memastikan jaminan perlindungan sosial Pemkot Batu terdistribusi secara tepat sasaran.
Komitmen perlindungan sosial bagi warga kelompok rentan kembali ditunjukkan oleh Wali Kota Batu, Nurochman, melalui agenda Blusukan Humanis bertajuk Cak Nur Sapa Warga. Kali ini, ia menyambangi kediaman Faisal Mahendra, seorang remaja penyandang disabilitas, serta Jumaiyah (76), warga lansia di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (13/10/2026).
Peninjauan langsung ini dimanfaatkan oleh Nurochman untuk memantau kondisi riil warga penerima manfaat sekaligus menyerap kebutuhan dasar mereka secara presisi. Bukan sebatas penyerahan bantuan secara seremonial, ia meluangkan waktu berdialog hangat guna membangun ikatan emosional bersama keluarga setempat.
Saat menyapa Faisal, anak kedua dari tiga bersaudara tersebut, suasana pertemuan berlangsung cair dan penuh keakraban. Nurochman berbincang santai serta bersenda gurau bersama Faisal dan ibundanya. Di tengah percakapan, terungkap bahwa keduanya memiliki kegemaran yang sama, yakni mengonsumsi kopi.

SAPA WARGA: Wali Kota Batu Nurochman saat menyapa warga Desa Tulungrejo, Jumaiyah. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Mengetahui kebiasaan tersebut, pria yang akrab disapa Cak Nur itu membelikan kudapan roti untuk melengkapi momen menyeduh kopi bersama Faisal. Ia juga menyuntikkan dorongan motivasi agar Faisal senantiasa menjalani aktivitas harian dengan optimisme tinggi.
Dalam kunjungan tersebut, Faisal menerima insentif tunai sebesar Rp3.000.000 untuk alokasi periode Januari–Juni 2026 beserta paket bantuan sembako.
“Poin terpenting adalah kehadiran pemerintah daerah secara langsung di lapangan. Dengan bertatap muka, kami dapat memetakan kebutuhan spesifik warga sehingga intervensi bantuan sosial yang dikucurkan benar-benar tepat sasaran,” ujar Nurochman, Selasa (13/10/2026).
Kepedulian serupa ditunjukkan saat mendatangi kediaman Jumaiyah yang mendiami rumah sederhana bersama dua cucunya. Selain mengecek kondisi kesehatan lansia tersebut, Cak Nur memberikan perhatian khusus terhadap jaminan keberlanjutan pendidikan kedua cucunya yang masih menempuh bangku sekolah.

Jumaiyah turut mengantongi insentif tunai Rp3.000.000 untuk alokasi periode Januari–Juni 2026 serta paket bahan pangan pokok. Tidak hanya itu, Cak Nur secara pribadi membantu membelikan voucher pulsa listrik (token listrik) untuk penerangan rumah lansia tersebut.
“Kami ingin menyaksikan langsung realitas kehidupan masyarakat di tingkat tapak. Melalui skema ini, Pemkot Batu dapat memastikan seluruh instrumen jaminan sosial daerah terdistribusi sesuai dengan kondisi faktual di lapangan,” terangnya.
Menurutnya, penanganan warga lansia dan penyandang disabilitas membutuhkan pendekatan empati yang humanis. Pasalnya, tingkat kerentanan setiap keluarga memiliki dinamika berbeda sehingga memerlukan solusi penanganan yang adaptif.
Cak Nur menegaskan bahwa Pemkot Batu akan terus mendekatkan fungsi pelayanan publik ke tingkat desa, sekaligus menjamin bahwa seluruh warga yang membutuhkan uluran tangan memperoleh perlindungan sosial yang layak. (Ananto Wibowo)




