MALANG POST – Jajaran pimpinan Universitas Islam Malang mengunjungi kediaman mahasiswa baru penyandang disabilitas, Windya Zuhrotun Nufus, di Mojokerto, Kamis (24/9/2026), untuk memberikan apresiasi dan menegaskan komitmen UNISMA sebagai kampus ramah disabilitas menjelang pembukaan OSHIKA MABA 2026.
Semangat untuk menempuh pendidikan tinggi dan meraih cita-cita menjadi bagian penting dalam perjalanan setiap mahasiswa. Oleh karena itu, dalam rangkaian penyambutan mahasiswa baru UNISMA Tahun Akademik 2026/2027, pimpinan Universitas Islam Malang (UNISMA) mengunjungi langsung kediaman salah satu mahasiswa baru, Windya Zuhrotun Nufus, di Mojokerto, Kamis (24/9/2026).
Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi, dukungan, sekaligus ungkapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UNISMA. Windya Zuhrotun Nufus merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNISMA yang memiliki tekad kuat untuk menuntut ilmu. Ia merupakan salah satu mahasiswa baru penyandang disabilitas yang tetap menunjukkan motivasi tinggi untuk memulai perjalanan akademiknya.
Tekad tersebut menjadi alasan utama UNISMA memberikan apresiasi khusus. Penghargaan diberikan bukan semata-mata karena kondisi personal yang dimilikinya, melainkan atas keberanian mengambil kesempatan pendidikan, kegigihan untuk terus belajar, serta kepercayaan menjadikan UNISMA sebagai sarana meraih cita-cita.

”Kami sangat mengapresiasi tekad dan keberanian yang ditunjukkan oleh mahasiswa kami. Semangat seperti inilah yang ingin terus kami dukung karena pendidikan harus terbuka dan inklusif bagi siapa pun,” ungkap Wakil Rektor 3 UNISMA, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.
Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas, antara lain Plh. Rektor UNISMA, Dr. Erna Sulistyowati, Ph.D.; Wakil Rektor 3 UNISMA, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.; Dekan FAI UNISMA, Dr. Abdul Jalil, M.Pd.I.; serta Tim Humas UNISMA.
Kehadiran pimpinan UNISMA di kediaman mahasiswa menjadi bentuk pendampingan sejak awal perjalanan akademik. Lebih dari sekadar kunjungan silaturahmi, momentum tersebut membawa pesan kuat bahwa setiap mahasiswa memiliki ruang dan kesempatan yang sejajar untuk belajar, berkembang, berkarya, serta menjadi bagian dari keluarga besar UNISMA.
Bagi UNISMA, keberagaman mahasiswa merupakan elemen krusial dalam membangun ekosistem pendidikan yang humanis dan inklusif. Setiap mahasiswa hadir dengan latar belakang, pengalaman, serta potensi yang unik. Oleh karena itu, UNISMA berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang ramah dan mendukung pengembangan potensi setiap peserta didik.
Kunjungan ke Mojokerto ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru UNISMA 2026. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Pra-Orientasi Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Pra-OSHIKA MABA) pada 27 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan OSHIKA MABA UNISMA pada 28–30 September 2026.
UNISMA telah menyiapkan berbagai rangkaian acara untuk menyambut para mahasiswa baru. Bagi UNISMA, kehadiran mahasiswa baru tidak hanya menandai dimulainya tahun ajaran baru, melainkan juga menjadi titik awal perjalanan bersama untuk bertumbuh, berkarya, dan membangun masa depan.
Melalui momentum ini, UNISMA mempertegas komitmennya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, melainkan juga menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, kesetaraan, kemandirian, dan kebersamaan. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




