MALANG POST – Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Audit Mutu Internal (AMI) di lingkungan fakultas, Rabu (16/9/2026), untuk mengevaluasi tata kelola serta layanan akademik secara transparan dan objektif demi mempersiapkan diri menghadapi penilaian audit eksternal.
Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Audit Mutu Internal (AMI) sebagai upaya menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola serta layanan akademik di lingkungan fakultas.
Dekan FE UIN Malang, Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.EI., menegaskan bahwa AMI harus dijalankan secara terbuka dan objektif. Ia mengingatkan agar setiap temuan, termasuk hal-hal yang masih perlu diperbaiki, disampaikan apa adanya tanpa rasa sungkan.
“Peningkatan berkelanjutan (continuous improvement) membutuhkan perbaikan. Jika memang ada hal yang perlu diperbaiki, sampaikan apa adanya. Jangan sampai karena takut atau sungkan, hal-hal yang perlu dibenahi justru tidak disampaikan,” tegasnya.

Dekan juga mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut dan menyebut AMI sebagai momentum penting bagi fakultas untuk melakukan evaluasi secara berkala. Ia bahkan membandingkannya dengan praktik di perguruan tinggi swasta yang kerap menggelar audit serupa lebih dari sekali dalam setahun.
Tidak hanya sebagai evaluasi internal, AMI juga menjadi langkah awal bagi fakultas untuk mempersiapkan diri menghadapi audit eksternal. Dengan demikian, berbagai catatan dan rekomendasi yang muncul dapat segera ditindaklanjuti sebelum penilaian dari lembaga luar dilakukan.
“Melalui AMI ini, sebenarnya kita sedang menyicil persiapan untuk audit eksternal. Jadi, apa yang ditemukan dalam AMI dapat menjadi bahan untuk kita benahi dan persiapkan sejak dini,” jelasnya.
Setelah tingkat fakultas, audit ini akan berlanjut ke tiga program studi di bawah Fakultas Ekonomi, yaitu Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syariah. Evaluasi di masing-masing program studi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai capaian, kendala, serta area yang masih perlu ditingkatkan.
Melalui pelaksanaan AMI yang konsisten, Fakultas Ekonomi UIN Malang berharap evaluasi mutu dapat menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari—bukan sekadar formalitas, melainkan pijakan nyata menuju tata kelola dan mutu pendidikan yang terus membaik. (Eka Nurcahyo)




