Ke-11: Samuel Otusanya bersama CEO Arema FC, Iwan Budianto, usai teken kontrak untuk melengkapi kuota 11 pemain asing. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Arema FC resmi melengkapi kuota 11 pemain asing, untuk mengarungi Super League 2026/2027, setelah mengamankan tanda tangan penyerang muda asal Nigeria, Samuel Otusanya, guna mengisi posisi yang ditinggalkan Joel Vinicius, Selasa (15/9/2026).
Perburuan pemain dalam bursa transfer sepak bola modern, kerap memerlukan tingkat ketelitian ekstra. Tidak sekadar memburu nama mentereng, manajemen klub harus memastikan amunisi baru yang mendarat, benar-benar cocok dengan skema taktik pelatih di lapangan.
Pilihan presisi itulah yang baru saja diresmikan oleh manajemen Singo Edan.
Arema FC akhirnya resmi melengkapi kuota 11 pemain asing, untuk mengarungi sengitnya persaingan kompetisi Super League 2026/2027.
Slot terakhir pemain asing yang sempat lowong pasca-dilepasnya Joel Vinicius, kini resmi diisi oleh penyerang muda berbakat asal Nigeria, Samuel Otusanya.
Kehadiran Otusanya menjadi amunisi penutup Singo Edan, di bursa transfer awal musim ini.
Penyerang berusia 22 tahun tersebut datang dengan bekal jam terbang yang lumayan berkelas di Eropa dan Amerika Selatan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan, perekrutan Otusanya dilakukan usai tim pelatih mengevaluasi kebutuhan skuad pasca-gelaran Piala Presiden 2026 lalu.
Otusanya dinilai sangat cocok dengan gaya permainan agresif, yang diusung pelatih Marcos Santos, sekaligus memiliki ruang perkembangan yang sangat luas.
“Samuel adalah pemain muda yang memiliki potensi besar. Meski usianya masih muda, dia sudah memiliki pengalaman bermain di Norwegia dan kompetisi Brasil.”
“Kami melihat dia memiliki karakter penyerang yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk musim ini,” ujar pria yang akrab disapa Inal tersebut, Selasa (15/9/2026).
Inal menegaskan, mendatangkan Otusanya bukan sekadar formalitas demi memenuhi kuota regulasi pemain asing semata.
Manajemen menginginkan persaingan sehat di lini gedor agar kualitas tim, terus meningkat dan tampil konsisten sepanjang musim.
“Kami mencari pemain yang bisa memberikan dampak bagi permainan tim, memiliki kualitas, mental bertanding, dan masih punya ruang untuk berkembang bersama Arema FC,” lanjutnya.
Manajemen meyakini proses adaptasi pemain anyar tersebut bakal berjalan mulus dan cepat, lantaran Otusanya terbiasa dengan iklim kompetitif tinggi.
Secara profil, penyerang bernama lengkap Oluwasegun Samuel Otusanya ini lahir di Nigeria pada 27 Juni 2004.
Memiliki postur menjulang setinggi 186 sentimeter, Otusanya tidak hanya handal bertarung sebagai target man di dalam kotak penalti.
Ia juga dibekali kecepatan lari, kekuatan duel udara yang tangguh, serta kejelian membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Karier profesionalnya melesat saat memperkuat FK Haugesund di Liga Norwegia pada 2023.
Ia kemudian menjajaki sepak bola Brasil bersama América-PE, sebelum akhirnya direkrut klub Serie B Brasil, Criciúma EC.
Guna menambah menit bertanding, Otusanya sempat menjalani masa pinjaman di Náutico pada musim 2025 dan tampil regular mencetak gol.
Pada musim 2026, ia bermain untuk Athletic Club (MG) di Serie B Brasil, sebelum akhirnya menerima pinangan Arema FC untuk berpetualang ke Indonesia.
Bergabungnya Samuel Otusanya membuat barisan penyerang Singo Edan makin mewah dan kompetitif di bawah komando Marcos Santos. (Ra Indrata)




