SIDAK: Stafsus KSP Denny Tuejeh, Sekda Kab. Malang, Kepala OPD dan anggota DPRD Kabupaten Malang, saat berada di salah satu SPPG di Tirtomoyo. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Alfred Denny Djoike Tuejeh, memimpin langsung inspeksi lapangan, untuk mengevaluasi operasional dua titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (7/9/2026) siang.
Memastikan piring makanan bergizi sampai ke tangan anak-anak sekolah, sesuai standar mutu, bukanlah pekerjaan yang bisa dipantau hanya dari balik meja Jakarta. Instrumen pengawasan, harus hadir langsung menyentuh titik paling buncit di garis depan.
Prinsip itulah yang diperlihatkan oleh jajaran Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia.
Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Alfred Denny Djoike Tuejeh, merangsek masuk ke wilayah Kabupaten Malang.
Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, Denny Tuejeh memimpin rombongan kunjungan kerja KSP RI, menyisir kawasan utara Malang.
Fokus utamanya adalah memelototi langsung dua fasilitas vital: SPPG Tirtomoyo dan SPPG Saptorenggo 2 di Kecamatan Pakis, Senin (7/9/2026) siang.
Denny Tuejeh datang untuk memastikan kran pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat berjalan tanpa celah.
Aktivitas Denny di lokasi terbilang sangat detail. Ia membendung potensi kelalaian mulai dari urusan rantai pasok bahan pangan, tata cara pengolahan di atas kompor, hingga distribusi piring makanan menuju para penerima manfaat.
Tak ada sudut fasilitas yang luput dari pandangan mata, mantan Pangdam XIII/Merdeka tersebut.
Denny Tuejeh mengecek langsung kebersihan area penerimaan bahan baku, ruang penyimpanan dingin, dapur pengolahan masakan, sanitasi fasilitas kebersihan, hingga proses packing makanan sebelum diangkut armada distribusi.

DIALOG: Stafsus KSP Denny Tuejeh didampingi Sekda Kab. Malang, ketika berbincang dengan tokoh masyarakat dan pengelola SPPG. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Dalam peninjauan maraton tersebut, Denny memberikan perhatian khusus pada tingkat kesiapan serta kedisiplinan operasional SPPG.
Ia menegaskan, inspeksi ini merupakan instruksi langsung guna memastikan program pemenuhan gizi nasional, berjalan presisi sesuai regulasi pemerintah pusat.
Kunjungan Denny Tuejeh sekaligus menjadi karpet merah untuk mempererat saluran komunikasi, serta evaluasi antara Istana dengan Pemerintah Kabupaten Malang.
Temuan dan catatan lapangan yang dikantongi Denny, diproyeksikan menjadi bahan pembenahan agar kucuran piring gizi berdampak nyata bagi tumbuh kembang anak-anak.
Di sela-sela peninjauan, Denny melakoni dialog tatap muka dengan para juru masak dan pengelola SPPG guna menyerap kendala riil di garis depan.
Sikap proaktif Staf Khusus KSP RI tersebut disambut hangat oleh Sekda Kabupaten Malang, Budiar Anwar.
Budiar menegaskan, Pemkab Malang berdiri tegak mendukung penuh program pendorong mutu SDM gagasan Pemerintah Pusat.
“Pemerintah Kabupaten Malang tentu mendukung program pemenuhan gizi ini.”
“Yang paling penting adalah bagaimana pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, memenuhi standar kesehatan dan kebersihan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Budiar, Senin (7/9/2026).
Budiar menambahkan, keberadaan SPPG menjadi pilar penentu agar jatah nutrisi siswa tersaji secara terencana, higienis, serta tepat sasaran.
Pemkab Malang berjanji terus memperketat sinergi lintas instansi mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pengurus desa demi mengawal keberlanjutan program piring gizi. (PKP/Ra Indrata)




