Malang Post – Kedekatan aparat kewilayahan dengan masyarakat tidak selalu dibangun melalui kegiatan formal. Bagi Serda Mahmudin Babinsa Tunggulwulung Koramil 0833-05/Lowokwaru, kedekatan itu tumbuh dari hal-hal sederhana, seperti menyapa warga, berbincang, dan mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi, Minggu ( 06/09).
Melalui komunikasi sosial (komsos), Serda Mahmudin Babinsa Tunggulwulung secara rutin berinteraksi dengan warga di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus mengetahui perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.
Dalam setiap pertemuan, Babinsa tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan masukan dan persoalan yang ada di lingkungan sekitar.
“Yang terpenting adalah hadir dan mau mendengarkan. Dari komunikasi seperti ini, kita bisa mengetahui kondisi warga secara langsung,” ucapnya.
Komsos juga menjadi bagian dari upaya membangun suasana lingkungan yang aman, nyaman, dan guyub. Warga diajak untuk terus menjaga kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong.
Bagi Serda Mahmudin, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas kewilayahan. Lebih dari itu, interaksi dengan warga menjadi cara untuk membangun kepercayaan dan menciptakan hubungan yang lebih dekat antara aparat dan masyarakat.
Kedekatan semacam itu menjadi bagian penting dari pembinaan wilayah bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang merawat kebersamaan dan kepedulian antarsesama.(*)




