Kepala SDN 1 Kedungbanteng, Madyaning Daniati, S.Pd. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Kemampuan membaca Al-Qur’an bukan satu-satunya target pendidikan keagamaan di sekolah. Pembentukan akhlak dan adab juga menjadi perhatian SDN 1 Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, yang segera menggelar ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).
Program tersebut akan melengkapi Sekolah Plus Mengaji (SPM) yang sudah diterapkan di sekolah itu. Meski sama-sama berorientasi pada kemampuan mengaji, ekstrakurikuler BTQ disiapkan untuk memperdalam pembelajaran sekaligus memberi ruang pengembangan kemampuan siswa.
“Program ekstrakurikuler BTQ nanti bukan sekadar mengulang apa yang sudah ada, melainkan berfungsi sebagai wadah akselerasi dan spesialisasi,” jelas Kepala SDN 1 Kedungbanteng, Madyaning Daniati, S.Pd., Jumat (16/10/2026).
Diikuti Siswa Kelas 1 hingga 6
Ekstrakurikuler BTQ direncanakan diikuti seluruh siswa, mulai kelas 1 sampai kelas 6. Dengan jumlah siswa sebanyak 130 anak, pelaksanaannya akan dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelas kecil dan kelas besar.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada pagi dan sore hari. Pembagian kelompok tersebut diharapkan dapat membantu pelaksanaan pembelajaran sesuai jenjang siswa.
Madya menjelaskan, tujuan program ini tidak berhenti pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an. Sekolah juga ingin menanamkan nilai religius serta membentuk karakter anak agar memiliki akhlak mulia dan akidah yang kuat.
Ia berharap pembelajaran BTQ ikut mendorong perubahan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika berinteraksi dengan orang yang lebih tua maupun guru.
“Akhlak atau adab adalah menempatkan sesuatu pada porsinya, sehingga cara anak berbicara dengan guru harus dibedakan dengan cara mereka berbicara kepada kawan sebaya. Memahami perbedaan ini adalah inti dari pembentukan karakter dan kematangan sosial anak,” pungkas Madya.
Menurutnya, pemahaman tentang adab perlu diterapkan dalam keseharian siswa. Sikap menghormati orang tua, menghargai guru, dan menjaga cara berkomunikasi menjadi bagian dari karakter yang ingin dibangun melalui pendidikan di sekolah.
Voli Jadi Ekstrakurikuler Unggulan
Selain mempersiapkan ekstrakurikuler BTQ, SDN 1 Kedungbanteng juga memiliki sejumlah kegiatan pengembangan minat dan bakat siswa. Saat ini, bola voli menjadi salah satu ekstrakurikuler yang menonjol, selain seni tari dan Pramuka sebagai kegiatan wajib.
Prestasi pernah diraih tim voli sekolah tersebut dengan menjadi juara pertama tingkat Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Gelar itu diperoleh dalam kegiatan peringatan ulang tahun SMP Negeri 4 Satu Atap Tambakrejo beberapa waktu lalu.
Keberadaan berbagai kegiatan ekstrakurikuler tersebut memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran kelas. Melalui BTQ, sekolah kini juga menyiapkan penguatan pendidikan keagamaan dan karakter sebagai bagian dari pembinaan siswa secara menyeluruh. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




