MALANG POST – Manajemen Arema FC membuat terobosan inovatif berstandar Eropa dengan meluncurkan program tur edukasi eksklusif bertajuk Inside The Lion Home di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi 20 Aremania terpilih pembeli jersey original musim 2026–2027, Kamis (8/10/2026).
Membangun ikatan emosional antara klub sepak bola dan suporternya tidak cukup hanya mengandalkan aksi 90 menit di atas lapangan hijau.
Manajemen Arema FC memahami betul filosofi tersebut.
Sebuah gebrakan segar berbasis sport tourism dan edukasi publik resmi dihentakkan dari arena Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Melalui ajang bertajuk Inside The Lion Home, Arema FC membuka barikade area resmi (official area) stadion yang selama ini steril dan tertutup rapat bagi khalayak umum.
Program edisi perdana ini menjadi bentuk penghargaan (reward) istimewa bagi 20 Aremania terpilih yang telah membeli jersey original Singo Edan musim 2026–2027.

Para peserta tidak hanya diajak berjalan-jalan menikmati keindahan arsitektur stadion pasca-renovasi.
Mereka diajak membedah dari dekat rahasia di balik layar penyelenggaraan sebuah pertandingan kasta tertinggi.
Mulai dari ruang konfrensi pers (media room), area flash interview, lorong sakral tempat pemain berbaris (player tunnel), hingga masuk ke dalam ruang ganti utama (home changing room).
Tak berhenti di situ, para suporter mendapat kesempatan emas berinteraksi langsung, meminta tanda tangan, serta berswafoto dengan para pemain dan tim pelatih sebelum sesi latihan taktis dimulai.
Manager Operasional Arema FC, Sudarmaji, menegaskan bahwa program ini mencatatkan babak baru dalam sejarah perjalanan sejarah klub.
Agenda ini dirancang sebagai kampanye edukasi masif mengenai regulasi ketat, aspek keselamatan, serta kenyamanan di dalam stadion.
“Ini sejarah baru buat Arema. Program ini tidak hanya menginspirasi klub lain, tetapi juga bagian dari cara kami mengedukasi publik bahwa kenyamanan dan keamanan adalah faktor paling utama,” terang Sudarmaji.
Pria yang lama berkecimpung di dunia sepak bola ini berharap para peserta tur dapat menjadi agen perubahan atau duta budaya suporter yang tertib, ramah, dan santun di tribun.
Langkah ini diambil guna mendekatkan klub secara emosional sekaligus terikat pada ketaatan regulasi.
Semangat serupa ditekankan oleh Chief Business and Commercial Arema FC, Irma Priyanti.
Irma menjelaskan bahwa inisiatif bisnis dan komersial ini dirancang untuk menciptakan transparansi antara manajemen dan pendukung setia.

“Kami ingin Aremania dan Aremanita tahu ada banyak hal sibuk di balik layar sebelum kick-off. Kami ingin mereka makin cinta datang ke stadion, paham aturan yang berlaku, dan menikmati pengalaman eksklusif,” papar Irma.
Antusiasme tinggi dari para peserta membuat manajemen optimistis untuk mematenkan program Inside The Lion Home sebagai agenda rutin di setiap laga kandang.
Sensasi berbeda diakui langsung oleh salah satu Aremania peserta program, Rico Yolandra.
Rico mengaku takjub saat melangkah masuk ke dalam area yang biasanya sangat dirahasiakan tersebut.
Ia menilai konsep yang diusung manajemen Singo Edan sangat berkelas dan memiliki rasa yang mirip dengan stadium tour milik klub-klub papan atas di Eropa.
“Program ini keren sekali untuk mendekatkan Aremania dengan Arema FC secara menyeluruh. Pengalamannya sangat berbeda karena selama ini kita cuma bisa nonton dari tribun penonton,” puji Rico.
Rico menambahkan, kesempatan mengintip rahasia ruang ganti serta berinteraksi langsung dengan para pemain memberikan lecutan emosional yang sangat mendalam.
Para suporter bisa memahami betapa rumit dan seriusnya persiapan fisik serta mental yang dijalani tim sebelum berlaga.
Sinergi erat antara manajemen, pemain, dan suporter ini diyakini bakal mengembalikan kejayaan nama harum Kota Malang di kancah nasional.
Lewat program Inside The Lion Home, Arema FC membuktikan komitmennya untuk tidak sekadar menjadikan Kanjuruhan sebagai panggung pertandingan.
Stadion Kanjuruhan kini benar-benar bertransformasi menjadi “rumah bersama” yang aman, nyaman, tertib, ramah bagi keluarga, serta menjadi pusat edukasi sepak bola modern yang membanggakan warga Malang Raya. (Ra Indrata)




