Malang Post – Bagi seorang Babinsa, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar hadir saat ada persoalan. Komunikasi harus dibangun sejak awal, salah satunya melalui anjangsana yang dilakukan secara rutin bersama warga dan tokoh masyarakat. Hal itu dilakukan Babinsa Karangbesuki Koramil 0833-04/Sukun Pelda Wiwit, dengan menyambangi warga di wilayah binaannya. Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, ia berdialog langsung, mendengarkan berbagai masukan, sekaligus menyerap perkembangan situasi di lingkungan masyarakat, Rabu (30/09).
Anjangsana menjadi ruang komunikasi dua arah. Warga dapat menyampaikan kondisi dan persoalan di lingkungannya, sementara Babinsa dapat memberikan perhatian sekaligus menjalin koordinasi secara lebih dekat.
“Anjangsana ini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi dan kepercayaan bersama warga serta tokoh masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap perkembangan di wilayah bisa diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi bersama,” kata Pelda Wiwit.
Menurutnya, pendekatan secara persuasif dan humanis menjadi bagian penting dalam pembinaan teritorial. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan bukan hanya dirasakan ketika ada kegiatan, tetapi juga dalam keseharian warga.
Melalui silaturahmi yang terus terjaga, sinergi antara Babinsa dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Dari kedekatan itu, kepedulian terhadap lingkungan, semangat gotong royong, serta upaya menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah dapat tumbuh bersama.(*)




