All Hod The Alana & Komunitas Pejuang Mimpi. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Menjelang hari jadi ke-3, The Alana Hotel & Convention Center Malang menggelar kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) bertajuk Batik Painting dan Ecoprint bersama 12 anak Komunitas Pejuang Mimpi di Malang, Jumat (23/10/2026), memanfaatkan limbah kain linen hotel.
Menyongsong peringatan hari jadi ke-3, The Alana Hotel & Convention Center Malang menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) bersama Komunitas Pejuang Mimpi.
Kegiatan yang diisi dengan pelatihan Batik Painting dan Ecoprint ini memadukan kepedulian sosial, pemberdayaan komunitas, serta prinsip keberlanjutan melalui daur ulang (upcycling) kain linen hotel yang sudah tidak terpakai.
Mengusung semangat kreativitas dan kelestarian lingkungan, ajang ini mengajak 12 anak difabel dan yatim dari Komunitas Pejuang Mimpi untuk mendalami teknik kriya tekstil.
Kain linen hotel yang purna pakai diolah kembali menjadi media lukis dan cetak alami, sehingga melahirkan karya seni bernilai ekonomis baru.

Team Hod dan Anak2 Pejuang Mimpi. (Foto: Istimewa)
Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan Tari Rampak yang dibawakan secara apik oleh Naufal Medha Pratama, salah satu anggota Komunitas Pejuang Mimpi.
Agenda dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Cluster General Manager The Alana Hotel & Convention Center Malang dan Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, Sistho A. Sreshtho, S.T., CHA, Cluster HR Manager, Surya Anggara, serta perwakilan Komunitas Pejuang Mimpi, Sri Rahayu.
Ciptakan Dampak Positif Melalui Kolaborasi
Sistho A. Sreshtho menegaskan bahwa agenda CSR ini dirancang sebagai komitmen jangka panjang hotel untuk menghadirkan kemanfaatan konkret bagi masyarakat luas.
“Bagi kami, kegiatan CSR bukan sekadar aksi sosial seremonial, melainkan pijakan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi bersama Komunitas Pejuang Mimpi, kami memberi ruang kreativitas bagi anak-anak sekaligus membuktikan bahwa material bekas dapat dikonversi menjadi produk bernilai tinggi,” ujar Sistho, Jumat (23/10/2026).
Hadirkan Ruang Kreativitas dan Kepedulian Sosial
Dalam sesi praktik, anak-anak Komunitas Pejuang Mimpi berkreasi mendesain motif kain. Jajaran kepala departemen (Head of Department/HOD) serta tim Sales & Marketing The Alana Hotel turut mendampingi langsung proses pembuatan karya sebagai wujud pelibatan aktif karyawan.
Pemanfaatan linen purna pakai menjadi pilar penting dalam inisiatif ini. Selain mengasah kecakapan motorik anak-anak, program ini mengedukasi prinsip ekonomi sirkular (circular economy) kepada publik.
Dukung Komunitas Pejuang Mimpi Melalui Penjualan Produk
Komitmen pemberdayaan ini tidak berhenti saat pelatihan usai. Seluruh produk batik dan ecoprint hasil karya anak-anak Komunitas Pejuang Mimpi bakal dipajang dan dipasarkan di area galeri hotel.
Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh hasil penjualan karya tersebut (100 persen) disalurkan langsung ke rekening organisasi Komunitas Pejuang Mimpi guna mendukung operasional dan kegiatan pemberdayaan mereka selanjutnya.
Komitmen Keberlanjutan Menjelang Anniversary ke-3
Memasuki usia ke-3 dengan mengusung tema “3 Years, Times The Joy”, The Alana Hotel & Convention Center Malang terus memperkuat sinergi bersama mitra, komunitas, dan warga lokal melalui program CSR terintegrasi yang berdampak nyata. (Salsabila)




