MALANG POST – Karang Taruna Kota Batu bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto membenahi rumah lansia kurang mampu, Sumadi (84), di Dusun Junwatu, Desa Junrejo, Batu, Minggu (27/9/2026), sebagai bentuk aksi nyata gotong royong dalam Peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna ke-66.
Semangat gotong royong masih menjadi cara yang sangat efektif untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut dibuktikan oleh jajaran Karang Taruna Kota Batu yang turun tangan membenahi rumah tidak layak huni milik Sumadi (84), warga kurang mampu di Dusun Junwatu, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo.
Kediaman lansia tersebut diperbaiki secara gotong royong oleh Wakil Wali Kota Batu sekaligus Ketua Umum Karang Taruna Kota Batu, Heli Suyanto, bersama para kader pemuda Karang Taruna. Kegiatan kepedulian sosial ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) ke-66 Kota Batu.
Sejumlah bagian fisik rumah diperbaiki agar lebih layak dan sehat untuk ditempati. Pembenahan meliputi pengecatan dinding, pembersihan serta penataan ruang kamar tidur, hingga rehabilitasi fasilitas sanitasi jamban. Pembenahan terpadu tersebut diharapkan membuat hunian Sumadi menjadi lebih bersih, nyaman, dan aman untuk dihuni sehari-hari.
Heli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial pemuda yang diwujudkan melalui aksi kerja bersama. Menurutnya, keberadaan organisasi Karang Taruna tidak hanya berfokus pada aktivitas kepemudaan dan olahraga semata, melainkan juga memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Karang Taruna harus senantiasa hadir dan memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui budaya gotong royong seperti ini, kebutuhan warga kurang mampu dapat kita tangani bersama, terutama bagi lansia yang membutuhkan perhatian ekstra,” kata Heli, Minggu (27/9/2026).

GOTONG ROYONG: Karang Taruna Kota Batu saat bergotongroyong membenahi rumah seorang lansia bernama Sumadi (84). (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Ia menambahkan bahwa aksi sosial tersebut bukan sekadar perbaikan fisik bangunan rumah semata. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi manifestasi empati dan kepedulian generasi muda terhadap warga senior yang membutuhkan uluran tangan.
Semangat gotong royong menjadi pilar utama dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Puluhan anggota Karang Taruna bahu-membahu mengerjakan pembenahan bagian-bagian rumah yang mengalami kerusakan.
Aksi pembenahan rumah ini masuk dalam program bidang kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan pada agenda BBKT ke-66. Program bantuan perbaikan rumah serupa rencananya juga akan dilaksanakan di dua lokasi lain di Kota Batu dengan menggandeng pembiayaan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari PT Pegadaian.
Dua lokasi sasaran berikutnya berada di Kelurahan Sumberejo (Kecamatan Batu) serta Desa Bulukerto (Kecamatan Bumiaji). Melalui rangkaian aksi nyata ini, Karang Taruna diharapkan tidak sekadar aktif dalam kegiatan seremoni organisasi, melainkan mampu hadir langsung di tengah masyarakat dengan program kerja yang berdampak langsung. (Ananto Wibowo)




