CANGGIH: Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, saat menyaksikan peragaan penggunaan peralatan kesehatan hewan, saat soft launching di BBIB Singosari. (Foto: Prokopim Sekda Kab Malang)
MALANG POST – Pemerintah Kabupaten Malang, memperkuat komitmen pengembangan sektor peternakan dan kesehatan hewan daerah melalui gelaran Soft Launching Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Jumat (21/8/2026) pagi.
Potensi peternakan di Kabupaten Malang sangat raksasa. Populasi sapi perah dan sapi potongnya melimpah.
Kebutuhan susu dan daging nasional banyak ditopang dari kawasan ini. Malang sudah lama menjadi benteng pertahanan pangan hewani.
Namun, potensi besar itu tidak boleh dibiarkan jalan di tempat. Produktivitas kandang rakyat harus terus dipacu naik.
Langkah penguatan sektor ini terus digalang Pemkab Malang. Pemerintah daerah merangkul penuh jajaran pemerintah pusat.
Sinergi strategis itu mengemuka di Kecamatan Singosari, Jumat (21/8/2026) pagi. Lokasinya di komplek BBIB Singosari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar hadir langsung di lokasi. Budiar mengikuti Soft Launching Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 Tahun 2026.

HADIR: Sekda Kab Malang, Budiar Anwar, ketika hadir dalam Soft Launching Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Jumat (21/8/2026) pagi. (Foto: Prokopim Sekda Kab Malang)
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, ikut memimpin acara. Pejabat Pemprov Jatim dan pemangku kepentingan peternakan berbaur jadi satu.
Dalam sambutannya, Budiar menyampaikan apresiasi tinggi. Peringatan Bulan Bakti dipandang sebagai momentum berharga bagi Malang.
“Kabupaten Malang punya potensi peternakan besar. Sinergi antara pusat, daerah, dan peternak wajib diperkuat,” kata Budiar, Jumat (21/8/2026).
Budiar menyebut pembangunan peternakan tidak sekadar mengejar angka produksi. Nasib dan kesejahteraan peternak harus ikut terangkat.
Kesehatan hewan ternak juga menjadi kunci utama. Pasokan pangan daerah dan nasional sangat bergantung pada kesehatan ternak.
Melalui momentum ini, Budiar berharap peternakan Malang makin maju. Sektor ini harus berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.
Pemkab Malang siap mengawal koordinasi lintas sektor. Pintu kolaborasi dibuka selebar-lebarnya untuk para pemangku kepentingan.
Pernyataan senada ditekankan oleh Dirjen PKH Agung Suganda. Agung mendorong lahirnya inovasi teknologi di kandang-kandang rakyat.
Kualitas sumber daya manusia para peternak harus ditingkatkan. Pengawasan terhadap ancaman penyakit hewan wajib diperketat.
“Potensi daerah harus didorong lewat inovasi dan teknologi. Kita ingin peternakan memberikan nilai tambah nyata,” ujar Agung.
Puncak Peringatan Bulan Bakti Peternakan sendiri diperingati setiap 26 Agustus. Momentum tahunan ini menjadi sarana menggalang kepedulian bersama.
Pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional makin kokoh. Peternak sejahtera, pasokan daging dan susu nasional pun aman. (PKP/Ra Indrata)




