MALANG POST – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Malang, menggelar aksi simpatik membagikan sekaligus membantu memasangkan ribuan miniatur bendera Merah Putih, pada kendaraan warga di Simpang 4 Kepanjen dan Simpang 4 Karanglo Singosari, Senin (17/8/2026).
Semangat merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia, bisa diwujudkan dengan beragam cara unik. Tidak harus melulu menggelar lomba pikat suara atau panjat pinang di lapangan terbuka.
Di jalan raya, semangat nasionalisme itu disebarkan langsung oleh jajaran kepolisian. Satuan Lalu Lintas Polres Malang, memilih turun ke persimpangan jalan. Mereka menyapa para pengendara yang melintas.
Dua titik strategis menjadi sasaran utama aksi simpatik ini. Pertama di Simpang 4 Kepanjen. Kedua di Simpang 4 Karanglo, Singosari. Kedua lokasi ini dikenal sebagai urat nadi lalu lintas Kabupaten Malang.
Di dua tempat itu, personel polisi tampak sibuk. Tangan mereka membawa miniatur bendera Merah Putih. Polisi tidak sekadar membagikannya secara cuma-cuma. Mereka juga membantu memasangkan bendera mini tersebut di kendaraan warga. Ada yang dipasang di setir sepeda motor. Ada pula yang disematkan di spion mobil.
Sembari memasang bendera, para polisi tersenyum ramah. Pesan edukasi tertib berlalu lintas disampaikan secara perlahan. Suasana di persimpangan jalan pun terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, turun memimpin kegiatan ini. Menurutnya, aksi tersebut merupakan pendekatan humanis dari pihak kepolisian. Polisi ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dengan memasang Merah Putih. Kemerdekaan juga diisi dengan bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya,” kata AKP Chelvin, Senin (17/8/2026).
Chelvin mengajak seluruh pengendara, menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah modal utamanya.
Pengendara diingatkan untuk selalu mematuhi rambu-rambu. Helm standar wajib mengunci rapat di kepala pelindung. Sabuk pengaman pada mobil tidak boleh diabaikan.
Menurut Chelvin, disiplin di jalan raya merupakan cermin dari jiwa nasionalisme. Budaya saling menghargai antarpengguna jalan akan menciptakan kenyamanan bersama.
“Kami ingin semangat nasionalisme tercermin dalam perilaku sehari-hari. Mari menjadi pengguna jalan yang tertib, disiplin, dan peduli,” tambahnya.
Aksi simpatik ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak pengendara tersenyum senang saat kendaraannya dihiasi bendera Merah Putih.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan humanis kepolisian. Polres Malang ingin menghadirkan rasa aman dan gembira di hari bersejarah bangsa.
“Kemerdekaan akan semakin bermakna ketika kita bersama-sama menjaga keselamatan di jalan,” pungkas Budiono. (HmsResma/Ra Indrata)




