PEJABAT: Bupati Malang, secara simbolis memasangkan tanda jabatan kepada pejabat administrator yang dilatik di Pendopo Panji. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Bupati Malang H. M. Sanusi melantik dan mengambil sumpah 166 Pejabat Administrator, Fungsional, serta Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Malang, kemarin siang. Langkah ini diambil guna mempercepat regenerasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Malang.
Panggung Pendapa Panji Kabupaten Malang di Kepanjen, kembali menjadi saksi bergesernya gerbong birokrasi. Gerak cepat perbaikan pelayanan publik terus dipacu. Bupati Malang H. M. Sanusi, memimpin langsung Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator, Jabatan Fungsional, serta Pengukuhan Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemkab Malang.
Didampingi Wakil Bupati Malang Hj. Lathifah Shohib dan Sekretaris Daerah Budiar Anwar, pria yang akrab disapa Abah Sanusi itu menyalami dan mengucapkan selamat kepada 166 pejabat yang resmi dilantik.
Bagi Abah Sanusi, pelantikan ini bukan sekadar seremoni tempel jabatan atau bagi-bagi kursi. Ini adalah bagian dari proses regenerasi birokrasi agar organisasi Pemkab Malang makin lincah, profesional, dan adaptif merespons zaman.
“Jabatan yang diemban adalah ruang pengabdian. Di balik setiap kewenangan, terdapat harapan besar masyarakat yang harus diwujudkan. Keputusan yang diambil harus dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” tegas Abah Sanusi.
Politisi senior itu mewanti-wanti agar ASN tak lagi bekerja mekanis sekadar menggugurkan kewajiban. Ia menuntut jajarannya menjadi problem solver sekaligus motor penggerak budaya kerja 5K: Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, dan Kerja Prestasi.
Beberapa posisi strategis lini wilayah dan dinas berganti nakhoda. Camat Tajinan, Franky Sukandari, kini bergeser menempati posisi baru sebagai Camat Jabung. Kursi Camat Tajinan yang ditinggalkan diisi oleh Wirawan yang sebelumnya menjabat Sekcam Lawang.

MASSAL: Secara resmi, 166 pejabat dan kepala sekolah, dilantik Bupati Sanusi di Pendopo Panji, Kepanjen. (Foto: Prokopim Sekda Kab Malang)
Di level dinas teknis, Tetuko Luhur Setyo Bathoro yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian digeser menjadi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Posisi Kabag Perekonomian diisi Samsul Kahar dari Bapenda. Sementara itu, Nurul Sri Utami promosi menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.
Di dunia pendidikan dasar, penyegaran juga bergerak. Salah satunya, posisi Kepala SDN 1 Sumbersuko, Kecamatan Wagir, kini resmi dipercayakan kepada Diah Muninggar.
Abah Sanusi menggarisbawahi, keberhasilan pencapaian target RPJMD Kabupaten Malang 2025–2029 berada di pundak para pejabat yang baru dilantik. Target pembangunan bukan cuma angka-angka manis di atas kertas dokumen perencanaan, melainkan janji pelayanan publik yang berdampak nyata.
“Jangan terjebak pola pikir administratif semata! Hilangkan budaya birokrasi lambat, berbelit-belit, dan saling lempar tanggung jawab. Jadilah birokrat yang berani membaca masalah, membawa inovasi, dan memastikan setiap rupiah APBN/APBD menghasilkan manfaat,” cetusnya tajam.
Secara khusus, Abah Sanusi menitipkan pesan mendalam kepada para Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP yang dikukuhkan. Menurutnya, kepala sekolah adalah manajer sekaligus benteng pembentukan karakter generasi muda Kabupaten Malang.
“Bapak dan Ibu Kepala Sekolah bukan hanya mengelola administrasi sekolah, tapi pembentuk karakter generasi masa depan. Ciptakan ekosistem sekolah yang aman, inklusif, dan menyenangkan. Jadilah teladan,” imbaunya.
Mengakhiri arahannya, Abah Sanusi mengingatkan hakikat mendasar dari sebuah kekuasaan dan jabatan di pemerintahan.
“Ingatlah, jabatan itu bisa diberikan dan berakhir kapan saja. Namun integritas, dedikasi, dan jejak pengabdian akan selalu dikenang masyarakat. Bekerjalah dengan hati,” pungkas Abah Sanusi. (*/PKP/Ra Indrata)




