SIAP GRAK: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama beberapa pejabat setempat., berfoto bersama dengan 78 anggota Paskibraka Kota Malang, di gedung lantai 4 MBO, Senin (3/08/2026). (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
MALANG POST – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, meninjau langsung kesiapan 78 calon anggota Paskibraka Kota Malang 2026, yang tengah menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan di Lanal TNI AL Malang pada Senin (3/8/2026), sebagai persiapan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 RI di Balai Kota Malang.
Langkah kaki mereka tegap. Sorot matanya tajam dan penuh percaya diri. Sebanyak 78 pelajar terbaik se-Kota Malang kini tengah menggembleng diri demi satu misi mulia: mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Balai Kota Malang, 17 Agustus 2026 mendatang.
Guna memastikan fisik dan mental para calon Paskibraka teruji tangguh, Pemerintah Kota Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) berkolaborasi erat dengan TNI dan Polri.
Tak tanggung-tanggung, kawah candradimuka pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) dipusatkan langsung di Markas Lanal TNI AL Malang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi tinggi kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang ditunjukkan para anggota Paskibraka Kota Malang 2026 selama menjalani karantina.
“Bersama Bakesbangpol, TNI, dan Polri, kita gembleng 78 calon anggota Paskibraka selama beberapa minggu di Lanal TNI AL Malang. Karantina ini penting untuk mematangkan kesiapan mental dan fisik agar saat pelaksanaan upacara nanti berjalan sempurna tanpa cela,” ujar Wali Kota Wahyu Hidayat, Senin (3/8/2026).

SALAMAN: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat didampingi Plh Sekda, Kepala Bakesbangpol, dan perwakilan dari Kodim 0833/Kota Malang. (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
Di balik penggemblengan tingkat daerah, Wahyu menyimpan asa besar. Alumnus ITN Malang ini menaruh harapan tinggi kepada Kepala Bakesbangpol Kota Malang yang baru agar mampu meloloskan wakil Paskibraka Kota Malang menembus panggung nasional di Istana Presiden RI.
“Sudah lama sekali Kota Malang tidak mengirimkan utusan Paskibraka ke level nasional—terakhir tahun 2010 silam. Menembus Istana memang butuh perjuangan panjang, proses ketat, dan dedikasi luar biasa dari siswanya. Tapi kita harus mulai lagi,” tegas Wahyu optimis.
Harapan Wali Kota ditangkap penuh tekad oleh Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Noer Rahman Wijaya. Rahman menegaskan, pihaknya membidik target sekaligus asa agar Paskibraka asal Kota Malang kembali berkibar di Jakarta tahun depan.
Sebagai langkah awal, pembinaan tahun ini sudah membuah hasil manis. Dua anggota Paskibraka Kota Malang dipastikan lolos mewakili Provinsi Jawa Timur untuk upacara HUT ke-81 RI di tingkat provinsi. Kedua siswa kelas XI SMAN Taruna Nala Malang tersebut adalah Waldan dan Almira.
“Dari 78 anggota yang kita miliki, dua orang bertugas di tingkat Jawa Timur. Jadi, upacara di Balai Kota Malang nanti akan diperkuat 76 personel—43 putra dan 33 putri,” beber Noer Rahman.
Rahman menambahkan, usai digembleng di Lanal TNI AL, para anggota Paskibraka akan menjalani karantina khusus selama satu minggu penuh di Balai Kota Malang.
“Mulai pemeriksaan kesehatan, fisik, hingga asupan vitamin dan obat-obatan kita dampingi penuh dari anggaran Pemkot. Kita pastikan mereka dalam kondisi puncak saat hari H,” imbuhnya.
Gairah dan semangat itu dirasakan betul oleh Sabian Naechelelo, salah satu calon Paskibraka asal SMAN Taruna Nala Malang. Sabian menceritakan panjangnya alur seleksi sejak Juni 2026 lalu bersama 21 rekan sekolahnya.
“Setelah lolos seleksi Juni, kami masuk Diklat di Lanal TNI AL sejak 20 Juli. Mulai Selasa (4/8/2026) besok, kami fokus pembekalan intensif di Balai Kota. Semua materi fisik dan mental harus kami terapkan dengan sungguh-sungguh,” ucap Sabian mantap. (Iwan Kaconk/Ra Indrata)




