MALANG POST – Operator kompetisi I.League resmi mengumumkan pembaruan kalender kompetisi musim 2026/2027 per 15 Juli 2026, yang mencakup percepatan kick-off Championship ke 12 September 2026 serta masuknya ajang League Cup mulai 3 November 2026 guna memberikan kepastian perencanaan bagi seluruh klub peserta.
Urusan jadwal sepak bola di Indonesia sering kali bikin pusing kepala. Hari ini tanding, besok ditunda, lusa dimajukan. Namun, untuk musim 2026/2027 kali ini, I.League mencoba tampil beda. Mereka ingin menunjukkan kerja profesional.
Per 15 Juli 2026, operator kompetisi itu resmi merilis pembaruan kalender pertandingan. Langkah ini diambil jauh-jauh hari agar 18 klub peserta punya kepastian. Agar pelatih tidak pusing menyusun program latihan, dan manajemen tidak tekor menghitung anggaran operasional.
Dua poin utama dirombak. Pertama, percepatan kick-off kompetisi Championship. Kedua, masuknya ajang anyar bertajuk League Cup 2026/2027.
Untuk Championship, jadwalnya digeser maju sepekan. Rencana awal kick-off pada 18 September 2026 dibatalkan. Peluit pertama resmi dimajukan menjadi 12 September 2026. Persiapan klub-klub pun dipaksa lebih cepat tujuh hari dari perkiraan semula.
Nah, yang paling menyita perhatian adalah hadirnya League Cup 2026/2027. Turnamen pendamping ini dipastikan resmi bergulir mulai 3 November 2026.
Operator kompetisi sadar betul padatnya lalu lintas sepak bola modern. Agenda internasional tidak boleh ditabrak. Karena itu, babak penyisihan grup League Cup sengit didesain hanya pada hari kerja (weekday). Ada tiga gelombang pertandingan yang disiapkan: 3–5 November, 24–26 November, serta 1–3 Desember 2026.
Taktik ini dipakai agar kompetisi tidak bentrok dengan agenda antarklub Asia maupun kalender resmi FIFA. Asas keadilan dan kualitas kompetisi tetap terjaga. Klub tidak perlu lagi menyuarakan protes soal pemain yang kelelahan akibat jadwal gila.
Sistem gugurnya pun menarik. Babak 12 besar dimainkan pertengahan bulan, yakni 15–17 Januari 2027. Disambung babak perempat final pada 30–31 Januari 2027.
Di fase perempat final inilah peta persaingan makin panas. Dua wakil Indonesia yang bertarung di ajang klub AFC baru diizinkan bergabung di fase ini. Total ada delapan tim yang bakal saling sikat memperebutkan tiket ke babak semifinal pada 21 April 2027.
Partai puncak alias babak Final dijadwalkan menggelegar pada 19 Mei 2027. Namun, I.League tetap memberi ruang fleksibilitas. Jika dua tim yang lolos ke final ternyata juga melaju jauh di ajang AFC atau AFF Shopee Cup, tanggal final siap digeser. Regulasi dibuat rasional, bukan kaku.
Bagaimana dengan kompetisi kasta bawah dan usia muda? Untuk Liga Nusantara, Elite Pro Academy (EPA) Super League, dan EPA Championship, manajemen I.League memilih bersabar. Jadwal resminya baru akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa perumusan kalender ini bukan hasil coret-coret di atas kertas semata. I.League intens berkoordinasi dengan PSSI, termasuk menyatukan pemikiran lewat rapat Komite Eksekutif (Exco). Rujukan utamanya jelas: kalender FIFA, AFC, AFF, agenda Timnas Indonesia, bulan suci Ramadan, hingga libur hari besar nasional.
“Kalender musim 2026/2027 kami susun dan perbarui lebih awal agar klub memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan. Penempatan jadwal League Cup juga telah disesuaikan dengan kalender domestik maupun internasional, sehingga klub yang berlaga di Asia tidak mengalami benturan jadwal,” tegas Ferry Paulus.
Kini bola ada di tangan klub. Kepastian jadwal sudah diumumkan di depan mata. Tidak ada lagi alasan kaget atau tidak siap bertanding. (Ra Indrata)




