Ilustrasi gambar prakiraan cuaca dibuat menggunakan kecerdasan buatan.
MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca mendetail untuk wilayah Malang Raya pada Rabu, 15 Juli 2026. Laporan terbaru menunjukkan mayoritas kawasan akan didominasi kondisi cerah hingga berawan, yang dibarengi fenomena udara kabur sejak pagi hari, sehingga memicu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengeluarkan peringatan dini terkait jarak pandang dan tanda masuknya musim kekeringan.
Jangan kaget kalau pagi ini Anda keluar rumah dan melihat langit Malang seperti tertutup tirai putih tipis. Itu bukan kabut air pegunungan yang segar. Itu adalah fenomena udara kabur. Udara yang pekat oleh akumulasi partikel kering: debu, asap, dan polutan yang telanjur menggantung di atmosfer.
Rabu (15/7/2026) hari ini, BMKG merilis data cuaca secara mendetail. Hasilnya: sebagian besar wilayah Malang Raya bakal didominasi oleh kondisi cerah berawan, tapi dibarengi udara kabur sejak pagi. Jarak pandang pengendara dipastikan menurun. Hanya berkisar antara 1 hingga 5 kilometer saja.
Masyarakat yang berkendara di jalan raya—terutama di kawasan pesisir selatan dan dataran tinggi—diimbau ekstra hati-hati.
Bagi Kota Malang, suhu udara hari ini bakal terasa cukup kontras antara siang dan malam. Kisaran suhunya berada di angka 16°C hingga 28°C. Tingkat kelembapan udara bergerak dinamis antara 49 persen hingga 95 persen, disapu angin dari timur laut dengan kecepatan santai, 0 hingga 10 kilometer per jam.
Perubahan fasenya terpantau ketat jam demi jam. Warga Arema yang punya aktivitas padat di luar ruangan disarankan pintar-pintar memilih pakaian. Siang panas, malam bisa bikin menggigil.
Detail Perubahan Cuaca Malang Hari Ini:
- Pagi (07.00–10.00 WIB): Langit cerah merona. Suhu udara berkisar antara 18°C hingga 22°C dengan kelembapan udara masih tinggi, di angka 85 persen hingga 95 persen.
- Siang (13.00–16.00 WIB): Berubah menjadi cerah berawan. Ini puncaknya. Suhu udara melesat ke angka 26°C hingga 28°C, membuat tingkat kelembapan menurun drastis menjadi 55 persen hingga 65 persen.
- Sore (19.00 WIB): Udara kabur atau cerah berawan mulai pekat. Suhu turun lagi ke angka 20°C hingga 22°C dengan kelembapan merangkak naik menjadi 70 persen hingga 85 persen.
- Malam (22.00 WIB): Udara kabur atau berawan. Suhu udara mendingin di kisaran 17°C hingga 19°C dengan tingkat kelembapan tebal, 85 persen hingga 90 persen.
Sementara itu, Kabupaten Malang yang wilayahnya jauh lebih luas terbagi menjadi tiga zona cuaca utama. Karakteristik suhunya tentu berbeda-beda. Secara umum, rentang suhu di wilayah kabupaten berada di angka 17°C hingga 28°C dengan kelembapan udara 49 persen hingga 90 persen.
Munculnya fenomena udara kabur yang masif di wilayah kabupaten ini ternyata memantik perhatian serius dari otoritas kebencanaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mulai memasang radar waspada.
Bagi BPBD, udara pekat partikel kering dan menurunnya kelembapan ini bukan sekadar siklus cuaca biasa. Ini adalah alarm. Tanda awal bahwa Bumi Arema sedang melangkah masuk ke gerbang musim kekeringan. Tetap jaga kesehatan, siapkan masker jika jarak pandang mulai mengganggu di jalanan. (Ra Indrata)




