MALANG POST – Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, melakukan inspeksi mendadak guna memastikan seluruh sistem pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Among Warga berjalan cepat, transparan, dan responsif pada Selasa (14/7/2026). Dalam kunjungannya, Heli memantau langsung optimalisasi gerai administrasi terpadu, berdialog dengan warga, serta menegaskan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar menanamkan semangat pengabdian tulus, demi mewujudkan reformasi birokrasi yang memangkas sekat-sekat administratif yang berbelit.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, memastikan pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Among Warga berjalan cepat, mudah, dan berpihak kepada masyarakat. Kepastian itu disampaikan saat dirinya meninjau langsung aktivitas pelayanan di MPP Among Warga.
Dalam kesempatan itu, Heli turut berdialog dengan warga yang tengah mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari dokumen kependudukan, perizinan usaha, layanan perpajakan, hingga sejumlah pelayanan dari instansi vertikal yang terintegrasi di MPP.
Menurut Heli, kehadiran MPP harus benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, pelayanan publik tidak cukup hanya cepat dalam proses administrasi, melainkan juga harus menghadirkan kenyamanan serta kepastian bagi warga.
“Pelayanan yang baik harus menghadirkan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian bagi masyarakat. Pemerintah hadir untuk melayani, sehingga seluruh petugas harus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Heli, Selasa (14/7/2026).
Politisi Gerindra itu menegaskan, pelayanan publik menjadi salah satu wajah pemerintah di mata masyarakat. Oleh karena itu, sikap ramah, responsif, dan solutif dari para petugas menjadi hal yang tidak kalah penting dibandingkan dengan kecepatan pelayanan.

CEK PELAYANAN: Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto saat melakukan pengecekan pelayanan di MPP Among Warga Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo / Malang Post)
Saat berkeliling, Heli juga memantau langsung antrean layanan dan memastikan seluruh gerai pelayanan beroperasi secara optimal. Ia mengapresiasi para petugas yang selama ini konsisten menjaga kualitas pelayanan di MPP Among Warga.
“Jangan sampai masyarakat merasa dipingpong atau dipersulit. Jika ada kendala, petugas harus membantu memberikan solusi dan pendampingan sampai layanan selesai,” tegasnya.
MPP Among Warga sendiri menjadi pusat pelayanan terpadu milik Pemkot Batu yang menghadirkan berbagai jenis layanan dalam satu lokasi. Konsep tersebut diharapkan dapat memangkas birokrasi, mempercepat proses administrasi, sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat. Konsep integrasi antarinstansi di MPP Among Warga juga terus diperkuat agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari pelayanan satu pintu.
“MPP Among Warga hadir bukan sekadar tempat berkumpulnya gerai, melainkan ruang sinergi antarinstansi. Kedekatan antarlayanan membuat proses administrasi lebih cepat, tepat, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan, MPP Among Warga juga telah menambah layanan Imigrasi. Layanan baru ini hadir untuk menjawab kebutuhan warga dan pelaku usaha pariwisata yang memerlukan dokumen perjalanan, sekaligus memperkuat posisi MPP Among Warga sebagai pusat layanan publik paling lengkap di Malang Raya.
Selain memperbanyak layanan, MPP Among Warga juga aktif membangun ekosistem pelayanan yang kreatif dan partisipatif. Salah satunya lewat berbagai program edukasi dan kampanye pelayanan publik yang humanis. ”Kami ingin membangun budaya pelayanan yang tidak hanya cepat, melainkan juga ramah dan tulus,” tambahnya.

Tak heran, dalam waktu singkat, MPP Among Warga mulai menjadi rujukan studi banding dari berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Banyak daerah datang ke Kota Batu untuk belajar tentang integrasi layanan, inovasi digital, dan strategi komunikasi publik yang diterapkan.
Heli menyebut, kehadiran MPP Among Warga merupakan tonggak penting transformasi birokrasi. Menurutnya, pelayanan publik yang terintegrasi menjadi kunci utama dalam menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“MPP Among Warga membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata. Kita hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat, transparan, dan tanpa sekat-sekat administratif yang berbelit,” terangnya.
Heli juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai motor penggerak pelayanan publik. Ia meminta agar setiap pegawai di lingkungan Pemkot Batu senantiasa menanamkan semangat pengabdian dalam bekerja.
“Jangan sekadar menjadi pegawai, melainkan jadilah pelayan masyarakat. Karena pada hakikatnya, ASN adalah abdi negara yang tugas utamanya melayani dengan hati,” pungkas Heli menutup arahannya.
Pemkot Batu berharap MPP Among Warga tidak sekadar menjadi tempat pengurusan administrasi, tetapi juga menjadi simbol hadirnya pemerintah yang dekat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. (Ananto Wibowo / Ra Indrata)




