MALANG POST — Gelandang muda potensial jebolan Akademi Persib, Robi Darwis, secara mengejutkan resmi mengakhiri kerja sama profesionalnya bersama Persib Bandung, setelah mengabdi selama empat musim penuh di Bandung, Kamis (25/6/2026). Keputusan pemutusan kontrak atas kesepakatan bersama ini diambil demi mematangkan menit bermain sang pemain, di mana pasca-perpisahan tersebut, Robi santer dikabarkan segera bertolak ke Malang untuk bergabung dengan Arema FC menyusul langkah Alfeandra Dewangga.
Kejamnya bursa transfer sepak bola modern itu tidak melulu soal uang. Ini soal menit bermain. Soal bagaimana seorang talenta muda berani keluar dari zona nyaman, demi sebuah kematangan karier.
Jika hanya duduk manis di tim juara tapi miskin kesempatan bertanding, buat apa?
Prinsip berani itu baru saja diambil oleh Robi Darwis. Gelandang muda berbakat milik Persib Bandung itu, resmi mengambil keputusan besar. Dia dan manajemen Maung Bandung sepakat mengakhiri kerja sama profesional yang sudah terjalin selama empat musim.
Sebuah perpisahan yang mengejutkan, sekaligus melahirkan rumor seksi di lantai bursa transfer. Kabar yang berembus kencang di kalangan pelaku bola: Robi dikabarkan bakal segera merapat ke Kandang Singa. Mengikuti jejak taktis yang sudah dilakukan oleh Alfeandra Dewangga untuk berseragam Arema FC.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, tidak menghalangi langkah anak asuhnya. Persib memilih bersikap realistis dan menghormati keputusan sang pemain.
“Ketika ia memilih mengambil tantangan baru, Persib menghormati keputusan itu. Kami berharap Robi mendapatkan kesempatan bermain lebih besar sehingga dapat terus berkembang,” ujar Adhitia, Kamis (25/6/2026).

Robi memang bukan pemain sembarangan. Dia adalah berlian asli binaan Akademi Persib yang dipromosikan ke tim senior pada Liga 1 2022/2023. Waktu itu usianya belum genap 19 tahun. Tapi mentalnya sudah tebal. Dia langsung dipercaya tampil dalam 17 pertandingan pada musim debutnya.
Musim berikutnya, dia sempat dikirim sekolah pinjaman ke Dewa United pada putaran kedua. Di sanalah permainannya semakin dewasa.
Begitu pulang ke Bandung, Robi langsung ikut mencatatkan sejarah emas. Dia menjadi bagian penting dari skuad Persib yang meraih juara Liga 1 2024/2025 dengan catatan 17 penampilan. Kegilaannya berlanjut pada Super League 2025/2026. Dia main 15 kali dan kembali membawa Persib mempertahankan takhta juara.
Bukan cuma level domestik. Robi juga mengantongi pengalaman internasional yang mahal. Dia mencicipi atmosfer enam pertandingan di AFC Champions League.
Total, selama berbaju Pangeran Biru, pemain berusia 23 tahun ini membukukan 60 penampilan, satu gol, dan empat assist. Plus, dia punya senjata mematikan: kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh. mirip roket.
Melalui pesan perpisahan yang menyentuh, Robi pamit dengan kepala tegap. Rasa syukur diucapkannya untuk jajaran pelatih, manajemen, hingga basis massa suporter Bobotoh yang rajin meneriakkan namanya.
“Persib akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier saya. Saat ini saya memilih fokus pada langkah dan tantangan berikutnya,” kata Robi.
Robi memang masih bungkam soal klub barunya. Tapi arah angin tampaknya sulit berbohong. Arema FC yang sedang agresif merombak komposisi tim jelas membutuhkan gelandang petarung dengan mental juara seperti Robi.
Jika rumor ini menjadi kenyataan, lini tengah Singo Edan musim depan bakal sangat bertenaga. Kita tunggu saja kapan ia mendarat di Malang. (Ra Indrata)




